Ruslani Rahayaan: Jangan Kotori Musda KNPI dengan Jual Beli Rekomendasi


LANGGUR, HARIANMALUKU.com – Mantan Koordinator Daerah (Korda) KNPI Maluku Tenggara dan Kota Tual, Ruslani Rahayaan, mengingatkan seluruh pihak agar tidak mencederai pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) KNPI Maluku Tenggara masa bakti 2024–2029 dengan praktik jual beli rekomendasi Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP).

Pernyataan tersebut disampaikan Ruslani menanggapi pelaksanaan Musda ke-IX DPD KNPI yang dibuka langsung oleh Bupati Maluku Tenggara Muhamad Thaher Hanubun Senin (15/6) di Aula Kantor Bupati Langgur.

Ia mengapresiasi panitia dan kepengurusan KNPI di bawah kepemimpinan Pablo Rafra yang telah menggelar penjaringan Bakal Calon Ketua DPD KNPI lewat Rapimpurda hingga pelaksanaan Musda tersebut, namun Rahayaan menegaskan bahwa proses demokrasi harus berlangsung bersih dan bermartabat.

"Kita mengapresiasi pelaksanaan Musda DPD KNPI. Harapan kita, seluruh proses berjalan secara demokratis, tanpa tekanan terhadap OKP dan bebas dari praktik jual beli rekomendasi," kata Ruslani.

Menurutnya, sejumlah rumor mengenai dugaan transaksi rekomendasi yang berkembang di tengah pelaksanaan Musda harus menjadi perhatian semua pihak. Ia menilai, apabila praktik tersebut benar terjadi, maka hal itu dapat merusak marwah organisasi kepemudaan.

"Pemuda tidak boleh menentukan pilihan karena uang atau transaksi rekomendasi. Jangan kotori Musda KNPI dengan praktik-praktik seperti itu karena bertentangan dengan semangat demokrasi dan nilai-nilai organisasi," tegasnya.

Ruslani juga berharap, Musda KNPI menjadi momentum memperkuat persatuan pemuda di Maluku Tenggara. Ia menilai forum tersebut harus menjadi ruang adu gagasan dan pemikiran, bukan arena yang memicu perpecahan maupun konflik.

Selain itu, ia mengajak seluruh peserta menjaga keamanan dan ketertiban selama proses Musda berlangsung. Menurutnya, perbedaan pandangan merupakan hal yang wajar dalam dinamika organisasi, tetapi tidak boleh berujung pada tindakan anarkis.

"Kita boleh berbeda pendapat dan beradu argumentasi, tetapi jangan sampai terjadi kontak fisik. Pemuda harus mengedepankan pikiran dan gagasan, bukan kekerasan yang hanya akan menciptakan kegaduhan," ujarnya.

Lebih jauh, Ruslani berharap ketua KNPI Maluku Tenggara yang terpilih nantinya mampu menjadi pemimpin bagi seluruh pemuda tanpa membedakan kelompok pendukung, sekaligus menjadi mitra strategis Pemerintah Daerah dalam mendorong pembangunan di Maluku Tenggara.

"Siapa pun yang terpilih harus menjadi ketua KNPI bagi seluruh pemuda Maluku Tenggara, bukan milik kelompok tertentu. KNPI harus menjadi rumah bersama untuk membangun daerah yang lebih baik," pungkasnya.

SPONSOR
Lebih baru Lebih lama
SPONSOR