Mengenakan busana muslim, Kolonel Andik berjalan kaki menyusuri rute pawai berdampingan dengan ratusan warga. Kehadiran Danlanal Tual di tengah masyarakat menjadi wujud nyata kedekatan TNI AL sekaligus mempererat kemanunggalan antara prajurit dan masyarakat.
"Cahaya obor ini adalah simbol semangat baru dan persatuan. Kami ingin Lanal Tual selalu hadir dan menyatu dalam setiap momen spiritual maupun kultural masyarakat," ujar Kolonel Andik.
Usai pawai obor, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan dzikir dan doa bersama di Masjid Al-Muhajirin, Jalan Pahlawan, Kecamatan Dullah Selatan, Kota Tual.
Dalam suasana khusyuk, prajurit dan masyarakat bersama-sama melantunkan kalimat-kalimat thayyibah serta memanjatkan doa akhir dan awal tahun Hijriah. Doa dipanjatkan sebagai ungkapan syukur sekaligus memohon ampunan, keberkahan, serta kedamaian bagi Kota Tual dan Kabupaten Maluku Tenggara.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan penuh suasana kekeluargaan. Momentum tersebut tidak hanya menjadi peringatan pergantian tahun Hijriah, tetapi juga memperkuat sinergi antara TNI AL dan masyarakat dalam menjaga persatuan, menumbuhkan nilai-nilai keagamaan, serta memelihara keharmonisan sosial di wilayah Kota Tual.
(Dispen Lanal Tual)


