Enbal Kei Diusulkan ke UNESCO, Malra Bidik Pengakuan Dunia

Potret Enbal Kei Diusulkan ke UNESCO, Malra Bidik Pengakuan Dunia. Foto/dok: istimewa.
LANGGUR, HARIANMALUKU.com – Kuliner khas Kei berupa enbal kini sedang diusulkan menuju pengakuan UNESCO sebagai bagian dari ketahanan pangan dunia.

Plt Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Maluku Tenggara, Victor E. Budhi Toffy, mengatakan proses pengajuan enbal sedang berjalan dan mendapat dukungan berbagai pihak.

“Kalau ini berhasil, dunia akan mengakui bahwa di Kei ada warisan budaya pangan yang luar biasa,” katanya di Langgur Rabu (27/5).

Victor menjelaskan, enbal tidak hanya dikonsumsi masyarakat Kei, tetapi juga ditemukan di sejumlah negara Amerika Latin seperti Brasil dan Venezuela.

Karena itu, Maluku Tenggara optimistis enbal bisa sejajar dengan pangan tradisional dunia lainnya yang telah lebih dulu diakui UNESCO.

Saat ini Pemerintah Daerah juga telah memproduksi film dokumenter dan film fiksi tentang enbal sebagai bagian dari promosi budaya lokal.

Selain itu, berbagai produk enbal modern dengan aneka rasa juga mulai dipasarkan melalui gerai UMKM dan pusat oleh-oleh daerah.

“Budaya pangan lokal harus naik kelas dan menjadi daya tarik wisata,” ujarnya.

SPONSOR
Lebih baru Lebih lama
SPONSOR