Disparbud Malra Bentuk “Kampung Tifa”, Anak Muda Diajak Belajar Musik Tradisional

Potret Disparbud Malra Bentuk “Kampung Tifa”, Anak Muda Diajak Belajar Musik Tradisional. Foto/dok: istimewa.
LANGGUR, HARIANMALUKU.com – Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Maluku Tenggara mulai mendorong lahirnya “kampung budaya” berbasis potensi lokal di sejumlah ohoi.

Salah satu yang menjadi perhatian adalah Ohoi Revav yang dikenal sebagai pusat penabuh tifa tradisional di Kepulauan Kei.

Plt Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Maluku Tenggara, Victor E. Budhi Toffy, mengatakan Pemerintah akan mendorong branding kawasan itu sebagai “kampung tifa”.

“Kita ingin anak-anak sekolah datang belajar tifa langsung di sana. Ini bagian dari pelestarian budaya,” katanya di Langgur Rabu (27/5).

Menurut Victor, pendekatan berbasis desa budaya dinilai efektif menjaga tradisi sekaligus membuka peluang ekonomi masyarakat.

Selain tifa, Pemerintah Daerah juga menginventarisasi kerajinan suling tradisional dan berbagai seni lokal lain untuk dikembangkan.

Disparbud bahkan menyiapkan panggung khusus bagi komunitas seni lokal dalam Festival Pesona Meti Kei.

“Kita mau budaya hidup, bukan hanya disimpan dalam cerita,” ujarnya.

SPONSOR
Lebih baru Lebih lama
SPONSOR