Uskup Amboina: Gereja Santa Maria Goretti Rumadian Akan Jadi Ikon Wisata Religi Maluku Tenggara

Potret Uskup Diosis Amboina Mgr. Senno Ngutra. Foto/dok: istimewa.

LANGGUR, HARIANMALUKU.com – Uskup Diosis Amboina, Mgr. Senno Ngutra menegaskan bahwa pembangunan Gedung Gereja Baru Santa Maria Goretti Rumadian di kawasan wisata Hoat Tamngil, Ohoi Rumadian, Kecamatan Manyeuw, Kabupaten Maluku Tenggara, bukan hanya menjadi pusat ibadah umat Katolik, tetapi juga akan menjadi ikon Wisata Religi baru di Kepulauan Kei.

Hal itu disampaikan Mgr. Senno Ngutra pada acara syukuran peletakan batu pertama pembangunan Gedung Gereja Baru tersebut, Senin (20/4/2026), yang turut dihadiri jajaran Gereja, Pemerintah Daerah, serta para donatur dari dalam dan luar negeri.

Dalam pesan penggembalaannya, Mgr. Senno menyebut desain gereja yang sebagian akan dibangun diatas laut dan sebagian didarat akan menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan.

“Gereja ini akan menjadi timbangan bagi masyarakat dalam meningkatkan Pariwisata. Baik wisatawan Kristen maupun saudara Muslim pasti akan datang melihat keindahan ini,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada komunitas muda Katolik di Perth, Australia, yang telah menjadi donatur utama pembangunan gereja tersebut. Awalnya, dana yang terkumpul sekitar Rp500 juta, namun kini telah meningkat menjadi sekitar Rp750 juta.

Menurutnya, para donatur tersebut merupakan anak-anak muda Katolik yang memiliki kepedulian tinggi untuk berbagi bagi Gereja di tanah misi.

“Ini bukan hanya soal besar kecilnya bantuan, tetapi tentang ketulusan berbagi. Karena itu kita semua patut bersyukur,” katanya.

Mgr. Senno Ngutra juga mengajak umat untuk terus mendoakan para donatur agar tetap sehat serta mendukung Pemerintah Daerah dalam keterbatasan anggaran yang ada.

Sementara itu, ia menyampaikan apresiasi kepada Muhamad Thaher Hanubun selaku Bupati Maluku Tenggara, bersama Wakil Bupati Charlos Viali Rahantoknam, Ketua DPRD, serta jajaran Forkopimda yang hadir dan memberikan dukungan terhadap pembangunan rumah ibadah tersebut.

“Dalam kondisi saat ini, kita harus tetap bersyukur atas setiap bantuan, sekecil apa pun. Yang penting adalah kebersamaan membangun daerah ini,” tegasnya.

Menutup pesan penggembalaannya, Mgr. Senno Ngutra menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah hadir, termasuk para Uskup dan kuria yang datang dari berbagai daerah, serta menyebut agenda lanjutan akan diisi dengan menikmati suasana matahari terbenam di Pantai Pasir Panjang.

“Untuk semua kebaikan yang telah, sedang, dan akan kita terima, ucapan syukur adalah doa yang paling indah,” tutupnya.

Acara dilanjutkan dengan penyerahan 1 set Marching Band dari Dinas Pendidikan Kabupaten Maluku Tenggara kepada SMP Seminar St. Yudas Tadeus Langgur.

Adapun upacara peletakan Batu Pertama Pembangunan Gedung Gereja Baru Santa Maria Goretti Rumadian Nuhu Sian diawali dengan rapat Kuria Regional yang melibatkan 12 pejabat Gereja, Pemerintah Daerah, Forkopimda.
Kegiatan ditutup dengan penanganan 10 Pohon Kelapa dan jamuan makan siang bersama dengan seluruh umat.

SPONSOR
Lebih baru Lebih lama
SPONSOR