Dalam kegiatan tersebut, para siswa mendapatkan materi wawasan kebangsaan serta pelatihan Peraturan Baris Berbaris (PBB) untuk membentuk karakter disiplin, tanggung jawab, dan kekompakan. Suasana belajar berlangsung interaktif dan penuh semangat, dengan siswa terlihat antusias mengikuti setiap arahan yang diberikan.
“Anak-anak adalah generasi penerus bangsa. Penting bagi mereka memahami cinta tanah air dan memiliki disiplin dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Serka Baltasar.
Kegiatan ini merupakan bagian dari pembinaan teritorial Babinsa dalam mendukung pendidikan karakter di wilayah binaannya. Kehadiran TNI di lingkungan sekolah juga menjadi wujud nyata sinergi antara aparat dan dunia pendidikan dalam membentuk generasi muda yang berkarakter dan berwawasan kebangsaan.
Namun, di balik semangat belajar para siswa, kondisi sarana dan prasarana sekolah masih memerlukan perhatian. Keterbatasan fasilitas menjadi tantangan tersendiri dalam menciptakan proses belajar mengajar yang nyaman dan optimal.
Meski demikian, semangat para siswa tidak surut. Kehadiran Babinsa justru menjadi motivasi tambahan bagi mereka untuk terus belajar dan meraih cita-cita.
Diharapkan, perhatian pemerintah terhadap peningkatan fasilitas pendidikan di daerah terpencil seperti Desa Popjetur dapat terus ditingkatkan, sehingga kualitas pendidikan semakin merata dan mampu mencetak generasi penerus bangsa yang tangguh dan siap menghadapi masa depan.


