Pawai Obor yang digelar pada Jumat (20/3/2026) malam itu tidak hanya menjadi syiar Islam, tetapi juga menghadirkan potret toleransi yang kuat saat rombongan peserta melintas dan disambut di depan Gereja Anugerah.
Kegiatan dimulai dari depan Masjid Al-Falah, Jalan Lola Perumnas, Kelurahan Ohoijang Watdek, Kecamatan Kei Kecil. Sejak pukul 20.00 WIT, peserta telah memadati titik kumpul untuk mengikuti pawai obor dalam rangka menyemarakkan malam takbiran menyongsong hari kemenangan.
Bupati Maluku Tenggara Muhamad Thaher Hanubun hadir bersama jajaran Forkopimda dan pimpinan daerah. Turut hadir Danlanal Tual Kolonel Laut (P) Andik Putro Wibowo, Plt Sekda Chito Rasyid, Dandim 1503/Tual Letkol Inf Andi Agussalim, Danlanud D. Dumatubun Letkol Pas Firasat Amansyah, Danyonif 735/Nawasena Letkol Inf Hendy Hendra Cahyana, Wakapolres Maluku Tenggara Kompol Jufri Djawa, Ketua FKUB Maluku Tenggara, para imam Masjid, pimpinan OPD, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat, serta tamu undangan lainnya.
Dalam sambutan Bupati yang dibacakan Plt Sekda Chito Rasyid, menegaskan bahwa malam takbiran adalah malam kemenangan bagi umat Islam setelah menuntaskan ibadah puasa Ramadan. Karena itu, gema takbir, tahmid, dan tahlil yang dikumandangkan menjadi wujud rasa syukur kepada Allah SWT.
Lebih dari itu, Bupati menekankan bahwa pawai takbiran bukan sekadar seremoni tahunan. Kegiatan tersebut, menurut dia, menjadi sarana mempererat silaturahmi, memperkuat persaudaraan, dan menumbuhkan semangat kebersamaan di tengah masyarakat Maluku Tenggara.
Pemerintah Daerah juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mempersiapkan kegiatan itu. Seluruh peserta diimbau menjaga ketertiban di jalan, menaati arahan petugas, dan menjadikan pawai takbiran sebagai media syiar yang membawa pesan kedamaian dan kegembiraan.
Tepat pukul 21.00 WIT, Bupati Maluku Tenggara melepas peserta pawai obor. Rute yang dilalui dimulai dari Masjid Al-Falah Perumnas, menuju Simpang Empat Kantor DPRD Ohoijang-Langgur, Simpang Empat Lampu Merah Ohoijang, Simpang Tiga SD Inpres Watdek, RSUD Karel Sadsuitubun, dan finis di Masjid Agung Raudhah Langgur.
Namun, ada satu titik yang menjadi perhatian khusus dalam rangkaian pawai tahun ini. Pada pukul 21.10 WIT, peserta tiba di depan Gereja Anugerah dan disambut oleh Ketua Jemaat GPM Anugerah. Momen tersebut menjadi simbol hidupnya semangat toleransi, saling menghormati, dan persaudaraan antar umat beragama di Maluku Tenggara.
Dari Gereja Anugerah, rombongan melanjutkan perjalanan melewati sejumlah titik hingga akhirnya tiba di Masjid Raudhah pada pukul 21.50 WIT.
Dilokasi finis, gema takbir dikumandangkan bersama unsur Forkopimda Kabupaten Maluku Tenggara, menutup malam takbiran dengan suasana religius dan penuh kebersamaan. Seluruh rangkaian kegiatan berakhir pada pukul 22.00 WIT dalam keadaan aman dan lancar.
Atas nama Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara, Bupati juga menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah kepada seluruh masyarakat.
“Takabbalallahu minna wa minkum, shiyamana wa shiyamakum. Mohon maaf lahir dan batin,” ucap Bupati dalam sambutan yang dibacakan Plt Sekda Malra.


