180 Peserta Hadir, Seluruh OPD dan Pemerintah Desa Ikut Secara Hybrid
Hal itu disampaikan Welafubun dalam laporannya pada pembukaan Musrenbang RKPD 2027 yang berlangsung di Aula Kantor Bupati Maluku Tenggara, Senin (30/3/2026).
Menurutnya, forum Musrenbang yang digelar hari itu merupakan tahap partisipasi tertinggi dalam proses penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Maluku Tenggara Tahun 2027.
“Hari ini kita berada dalam tahapan partisipasi tertinggi dalam penyusunan RKPD Kabupaten Maluku Tenggara tahun 2027,” ujarnya.
Clemens menjelaskan, penyusunan RKPD 2027 sebelumnya telah melalui sejumlah tahapan, mulai dari penyusunan rancangan awal, konsultasi publik, pembahasan partisipatif di tingkat kecamatan, hingga forum perangkat daerah.
Musrenbang Punya Dasar Hukum Kuat
Welafubun menegaskan, pelaksanaan Musrenbang bukan sekadar agenda rutin tahunan, melainkan amanat regulasi yang memiliki dasar hukum yang kuat.
Musrenbang RKPD, kata dia, dilaksanakan berdasarkan Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional, Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, serta secara teknis diatur dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 86 Tahun 2017.
Bagi Welafubun, aturan tersebut menempatkan Musrenbang sebagai forum strategis antar pemangku kepentingan untuk membahas dan menyepakati rancangan RKPD daerah.
Lima Pokok Bahasan Strategis
Dalam laporannya, Clemens menyebutkan sedikitnya ada lima substansi penting yang menjadi fokus pembahasan dalam Musrenbang RKPD 2027.
Kelima poin itu meliputi Penyepakatan terhadap permasalahan pembangunan daerah, Penyepakatan terhadap prioritas pembangunan wilayah, Penyepakatan terhadap program dan kegiatan prioritas, Penyelarasan rencana pembangunan daerah dengan program provinsi dan pusat dan Verifikasi usulan masyarakat hasil Musrenbang Kecamatan.
Ia menegaskan, seluruh hasil pembahasan dalam forum itu nantinya akan dituangkan dalam berita acara kesepakatan Musrenbang dan menjadi bahan penting dalam penyusunan rancangan akhir RKPD 2027.
“Hasil Musrenbang ini akan menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan rancangan akhir RKPD tahun 2027,” katanya.
Digelar Hybrid, Libatkan Seluruh Elemen
Clemens juga melaporkan bahwa Musrenbang RKPD 2027 diselenggarakan selama satu hari penuh dan diikuti oleh 180 peserta dari berbagai unsur strategis daerah.
Peserta yang hadir terdiri dari unsur Forkopimda, DPRD, perangkat daerah, delegasi kecamatan, serta unsur pemangku kepentingan lainnya seperti tokoh agama, organisasi kemasyarakatan, organisasi kepemudaan, organisasi perempuan, organisasi profesi, dunia usaha, akademisi, hingga insan pers.
Tak hanya itu, pelaksanaan Musrenbang tahun ini juga dilakukan secara hybrid, dengan melibatkan peserta secara tatap muka maupun virtual.
Seluruh pejabat administrasi OPD, kepala OPD, kepala desa, hingga kepala ohoi di wilayah Maluku Tenggara disebut ikut bergabung melalui Zoom Meeting.
Hadirkan Narasumber dari Pusat dan Provinsi
Untuk memperkuat kualitas perencanaan pembangunan daerah, Musrenbang RKPD 2027 juga menghadirkan sejumlah narasumber dari tingkat pusat dan provinsi.
Tiga narasumber utama yang dihadirkan antara lain berasal dari Kementerian PPN/Bappenas, Direktorat Jenderal Bina Pembangunan Daerah Kementerian Dalam Negeri dan Bappeda Provinsi Maluku.
Kehadiran para narasumber ini diharapkan mampu memperkuat sinkronisasi kebijakan pembangunan daerah dengan arah pembangunan nasional dan provinsi.
Empat Sesi Hingga Pleno Kesepakatan
Clemens menjelaskan, mekanisme Musrenbang RKPD 2027 dibagi ke dalam empat sesi utama, dimulai dari sesi pembukaan hingga ditutup dengan pleno kesepakatan Musrenbang pada sore hari.
Ia juga menyampaikan bahwa seluruh pembiayaan kegiatan tersebut bersumber dari APBD Kabupaten Maluku Tenggara melalui DPA Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah.
Ucapan Terima Kasih untuk Seluruh Pihak
Diakhir laporannya, Clemens menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah meluangkan waktu untuk hadir dan berpartisipasi dalam forum perencanaan pembangunan tersebut.
Ia secara khusus menyampaikan terima kasih kepada Bupati Maluku Tenggara, Wakil Bupati, unsur Forkopimda, pimpinan dan anggota DPRD, serta seluruh undangan yang hadir.


