LANGGUR, HARIANMALUKU.com - Wakil Bupati Maluku Tenggara Charlos Viali Rahantoknam menyebut tahbisan imamat dan misa pertama Pastor Greg sebagai peristiwa iman yang membawa harapan besar bagi Gereja dan masyarakat setempat.
“Peristiwa ini menjadi tanda kasih karunia Tuhan bagi kesuburan panggilan imamat dari Tanah Kei, secara khusus dari Ohoi Ngefuit Atas,” ujar Wabup saat menghadiri perayaan syukur atas tahbisan imamat sekaligus misa pertama Pastor Greg Helianan MSC di Stasi Santa Theresia Avilia Ohoi Ngefuit Atas, Jumat (13/2/2026).
Melansir dari kanal youtube KOMSOS KEI, dalam sambutannya, Rahantoknam mengajak seluruh umat untuk bersyukur atas anugerah panggilan imamat yang lahir dari Tanah Kei, khususnya di Ohoi Ngefuit Atas.
Menurutnya, hal tersebut merupakan berkat besar bagi Gereja Katolik dan daerah Maluku Tenggara. Ia juga mengapresiasi Ohoi Ngefuit Atas yang telah melahirkan tiga imam sejak tahun 2004.
Charlos menuturkan bahwa perjalanan menjadi imam bukanlah proses singkat. Dibutuhkan waktu panjang lebih dari 10 tahun, mulai dari pendidikan seminari hingga tahbisan imamat, yang sarat tantangan dan pengorbanan.
“Ini bukan perjalanan yang mudah. Banyak rintangan dan pergumulan, tetapi hari ini kita melihat buah dari ketekunan dan kesetiaan Pastor Greg,” katanya.
Namun demikian, Charlos menegaskan bahwa tahbisan imamat bukanlah akhir, melainkan awal dari perutusan sebagai imam, nabi, dan raja dalam melayani umat.
Rahantoknam menyebut bahwa tantangan ke depan akan menguji kesetiaan dan ketaatan seorang imam dalam panggilannya.
Dalam kesempatan itu, Charlos juga mengutip pesan Uskup Diosis Amboina Mgr. Ino Ngutra yang menekankan pentingnya dukungan doa dari umat bagi para imam.
Bagi Wabup, para imam juga adalah manusia yang memiliki keterbatasan dan membutuhkan doa agar tetap teguh dalam panggilan.
“Atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Maluku Tenggara, kami menyampaikan rasa bangga atas anugerah panggilan imamat ini. Tetaplah teguh, karena Tuhan yang memanggil akan melengkapi,” ucapnya.
Charlos turut mengajak umat Stasi Santa Theresia dan keluarga besar Pastor Greg untuk terus mendoakan agar pelayanan imamat yang dijalani dapat menjadi berkat bagi banyak orang, khususnya bagi umat di Ohoi Ngefuit Atas dan Tanah Kei.


