LANGGUR, HARIANMALUKU.com – Tepat setahun sejak dilantik pada 20 Februari 2025, duet kepemimpinan Muhamad Thaher Hanubun dan Charlos Viali Rahantoknam (MTH-VR) mencatat sejumlah capaian penting dalam membangun Kabupaten Maluku Tenggara Jumat (20/2/2026).
Mengusung visi “Masyarakat Maluku Tenggara Mandiri, Cerdas, Demokratis dan Berkeadilan Menuju Maluku Tenggara Hebat”, Pemerintahan MTH–VR menapaki tahun pertama dengan fokus pada stabilitas ekonomi, penguatan pelayanan dasar, serta tata kelola pemerintahan yang bersih dan melayani.
Inflasi daerah tercatat 3,93 persen.
Meski naik dari tahun sebelumnya, angka ini disebut mencerminkan meningkatnya aktivitas ekonomi. Pengendalian harga dilakukan lewat operasi pasar, pasar murah, dan Gerakan Pangan Murah saat hari besar keagamaan dan nasional.
Perikanan, Pertanian, dan Pariwisata Digenjot
Di sektor perikanan, bantuan sarana tangkap dan budidaya rumput laut disalurkan ke puluhan kelompok. Sektor pertanian diperkuat dengan distribusi traktor, pupuk, pompa air, pengembangan ratusan hektar lahan pangan dan hortikultura, serta bantuan 2.000 ayam petelur.
Sementara itu, kunjungan wisata 2025 mencapai 134.633 orang, termasuk 9.975 wisatawan mancanegara. Event seperti Rally Yacht Wonderful Sail to Indonesia dan Festival Pesona Meti Kei menjadi daya tarik unggulan.
Stunting Turun, Layanan Kesehatan Menguat
Angka stunting berhasil ditekan dari 15,68 persen (2024) menjadi 12,43 persen pada 2025. Cakupan kepesertaan BPJS Kesehatan juga menembus lebih dari 98 persen, mempertahankan status Universal Health Coverage (UHC).
Peresmian Rumah Sakit Pratama di Pulau Kei Besar pada November 2025 menjadi tonggak penting peningkatan akses layanan kesehatan di wilayah kepulauan.
Kemiskinan Turun, Bantuan Sosial Diperluas
Angka kemiskinan turun dari 21,22 persen menjadi 21,16 persen. Pemerintah menggulirkan berbagai program perlindungan sosial, termasuk PKH untuk 7.721 KPM, Program Sembako untuk 9.585 KPM, serta BLTS Kesra untuk 16.137 KPM.
Penyediaan air minum di 10 ohoi dengan 1.084 sambungan rumah serta perluasan listrik di sejumlah wilayah terpencil turut mendukung pengurangan kantong kemiskinan.


