Pemkab Malra Hibahkan Rp50 Juta untuk Lima Kelompok Usaha Muda

Pemkab Malra menghibahkan Rp50 Juta untuk Lima Kelompok Usaha Muda diruang kerja Bupati Kamis 29/1/2025. Foto/dok: Komar Efra.
LANGGUR, HARIANMALUKU.com — Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara menyalurkan bantuan hibah senilai Rp50 juta kepada lima kelompok usaha sebagai upaya mendorong pertumbuhan ekonomi lokal dan membuka lapangan kerja baru.

Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Bupati Maluku Tenggara M. Thaher Hanubun, didampingi Wakil Bupati Charlos Viali Rahantoknam, di ruang kerja Bupati, Kamis (29/1/2026).

Lima kelompok penerima bantuan tersebut bergerak di sektor olahan ikan dan kain ekoprin, meubel, perbengkelan, serta rumah kopi dan kedai. Masing-masing kelompok menerima hibah Rp10 juta yang ditransfer langsung dari rekening pemerintah daerah ke rekening kelompok penerima.

Thaher mengatakan, program bantuan ini sejalan dengan arah kebijakan nasional Asta Cita Presiden serta visi-misi Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara periode 2025–2029, yang menitikberatkan pada peningkatan kesejahteraan masyarakat dan penguatan ekonomi lokal.

“Pembangunan daerah tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah. Partisipasi aktif masyarakat, terutama generasi muda, sangat menentukan,” ujar Thaher.

Hanubun menegaskan, pemerintah daerah menjadikan pengembangan wirausaha muda sebagai salah satu fokus utama pembangunan lima tahun ke depan, guna menciptakan ekonomi daerah yang mandiri dan berkelanjutan.

Menurutnya, bantuan hibah ini bukan sekadar pemberian dana, melainkan bentuk investasi kepercayaan pemerintah kepada generasi muda agar mampu mengembangkan usaha secara produktif dan inovatif.

“Manfaatkan bantuan ini dengan tepat, untuk memperkuat modal usaha, meningkatkan kualitas produk, memperluas pemasaran, dan menciptakan nilai tambah bagi ekonomi lokal,” tegasnya.

Bupati dua periode itu juga mengingatkan agar para penerima bantuan menjunjung tinggi kejujuran, ketangguhan, serta berani beradaptasi dengan perkembangan zaman, termasuk pemanfaatan teknologi dan pemasaran digital.

Selain itu, Thaher juga meminta OPD terkait untuk tidak berhenti pada penyerahan bantuan, tetapi terus melakukan pendampingan, monitoring, dan evaluasi agar program benar-benar berdampak nyata bagi pembangunan daerah.

“Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara hadir dan berpihak pada generasi muda. Kita ingin membangun daerah yang tidak hanya maju secara fisik, tetapi juga kuat secara ekonomi dan sosial,” pungkasnya.

SPONSOR
Lebih baru Lebih lama
SPONSOR