Kegiatan tersebut dihadiri Sekretaris Camat Kei Kecil mewakili Camat, jajaran pimpinan dan dosen Uningrat Tual, Penjabat Kepala Ohoi Letman, perangkat ohoi, Badan Saniri Ohoi (BSO), tokoh masyarakat, orang tua asuh, serta para mahasiswa peserta KKN.
Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Uningrat Tual, Nur Samsi Oat, S.Pd., M.Pd, dalam arahannya menyampaikan apresiasi atas keterbukaan Pemerintah Ohoi Letman dan masyarakat yang menerima mahasiswa KKN dengan tangan terbuka.
Oat menjelaskan, KKN yang dilaksanakan tahun ini merupakan bagian dari KKN Tematik yang menitikberatkan pada pemberdayaan masyarakat, bukan program fisik. Mahasiswa akan dibekali program kerja nonfisik yang akan dikolaborasikan dengan pemerintah ohoi dan masyarakat setempat.
“KKN adalah wujud nyata pengabdian kepada masyarakat sekaligus aktualisasi ilmu dan pengalaman mahasiswa setelah menempuh perkuliahan selama tujuh semester. Harapan kami, kehadiran mahasiswa memberi dampak positif bagi masyarakat Ohoi Letman,” ujarnya.
Nur Samsi juga menegaskan bahwa selama masa KKN, mahasiswa diwajibkan tinggal penuh di Ohoi Letman dan menjaga etika, sikap, serta norma sosial yang berlaku. Pihak kampus, kata dia, akan melakukan pendampingan intensif melalui dosen pembimbing lapangan.
Sementara itu, Penjabat Kepala Ohoi Letman, Paulinus A. Ongirwalu, S.Sos,menyambut baik kehadiran para Mahasiswa KKN Uningrat Tual di Ohoi yang dipimpinnya itu. Menurutnya, Pemerintah Ohoi dan seluruh elemen masyarakat siap mendukung penuh pelaksanaan KKN Uningrat di wilayahnya.
Ongerwalu mengaku, pelaksanaan KKN tidak terlepas dari kolaborasi, etika, dan kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat. Bagi Paulinus, KKN bukan semata soal pembangunan fisik, melainkan pembangunan mental dan sumber daya manusia.
“Yang paling penting adalah sikap, etika, dan kebersamaan. Kalau sumber daya manusianya baik, maka pembangunan akan berjalan dengan baik,” tegasnya.
Paulinus juga mengingatkan mahasiswa untuk mematuhi aturan ohoi, termasuk kewajiban melapor apabila keluar wilayah ohoi, demi menjaga keamanan dan ketertiban selama pelaksanaan KKN.
Senada dengan Itu, Sekretaris Camat Kei Kecil, Untung Slamet Rahakbauw, yang mewakili Camat Kei Kecil, menyampaikan dukungan penuh dari Pemerintah Kecamatan terhadap pelaksanaan KKN di Ohoi Letman. Ia mengapresiasi antusiasme masyarakat yang menerima mahasiswa dari latar belakang yang beragam.
Rahakbauw juga mengingatkan mahasiswa untuk senantiasa menjaga nama baik almamater dan menjunjung tinggi toleransi, ketertiban, serta aturan desa yang berlaku, termasuk peraturan ohoi terkait larangan minuman keras.
“Masyarakat Letman sangat terbuka, tetapi adik-adik harus menjaga sikap dan perilaku. Hormati adat, budaya, dan aturan yang berlaku,” pesannya.
Kegiatan penerimaan ditutup dengan penyerahan mahasiswa KKN secara simbolis dari Civitas Uningrat Tual Pemerintah Kecamatan dan diteruskan kepada Pemerintah Ohoi Letman. Para Mahasiswa KKN Uningrat Tual akan didampingi Dosen Pembimbing Lapangan Sahabuddin Pratama, S.Pd., M.Pd, yang akan mendampingi mahasiswa selama pelaksanaan KKN.


