Kepala Sekolah SMA Negeri 42 Maluku Tengah, Yance Loupatty. Foto (ebbyshpla)
SAPARUA, HARIANMALUKU.COM - Kepala Sekolah SMA Negeri 42 Maluku Tengah, Yance Loupatty, menyatakan pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sekolahnya berjalan dengan baik dan sesuai dengan prosedur yang ditetapkan.
Yance menuturkan, proses penyediaan makanan sejauh ini berlangsung normal, baik dari segi jumlah maupun kualitas menu. Makanan yang disajikan masih menggunakan menu standar berupa nasi, ayam, buah, dan sayur, serta dinilai layak dikonsumsi oleh siswa.
“Secara keseluruhan prosesnya berjalan baik, tidak ada masalah berarti. Makanannya juga dalam kondisi bagus dan tidak ada yang basi,” kata Yance kepada media, Jumat (9/1/26).
Meski demikian, ia mengakui masih terdapat kendala kecil terkait waktu pendistribusian makanan.
Menurutnya, pengantaran makanan perlu disesuaikan agar lebih mendekati waktu jam istirahat siswa, sehingga proses makan dapat berlangsung lebih efektif.
“Terkadang waktu pengantaran masih terlalu dekat dengan jam istirahat. Harapannya ke depan bisa lebih tepat waktu supaya siswa dapat makan saat jam istirahat,” ujarnya.
Yance juga mengapresiasi kinerja Satuan Pelayanan Gizi (SPG) Saparua yang dinilai responsif dalam membangun komunikasi dan koordinasi dengan pihak sekolah.
Ia menyebut, setiap kendala yang muncul, termasuk keterlambatan pengantaran, dapat segera diatasi melalui komunikasi yang baik.
“Saya berterima kasih kepada SPG Saparua karena selalu terbuka dalam komunikasi. Ketika ada keterlambatan dan disampaikan, mereka langsung merespons dan memperbaiki,” ucapnya.
Ia berharap ke depan SPG Saparua dapat terus meningkatkan semangat dan motivasi kerja agar pelayanan program MBG semakin optimal serta tidak menimbulkan kendala dalam pelaksanaannya.
“Motivasi kerja perlu terus diperkuat supaya pelayanan ke depan semakin baik,” pungkas Yance.


