Wabup menegaskan kegiatan ini bukan hanya sekedar ajang lomba melainkan harus menjadi ajang pembinaan karakter, sportivitas, dan mempererat persaudaraan antar pelajar.
“Turnamen ini bukan sekadar kompetisi. Ini adalah kesempatan untuk membentuk mental pantang menyerah, disiplin, berani mengambil keputusan, serta menjunjung tinggi fair play,” ujar Charlos Viali Rahantoknam.
Menurutnya, menang memang menjadi tujuan setiap tim, namun menghormati lawan dan menjaga persaudaraan merupakan nilai yang jauh lebih penting. Dengan sikap itu, ia berharap turnamen dapat menjadi contoh kompetisi yang sehat dan bermutu.
Dikesempatan itu, Rahantoknam menyampaikan apresiasi kepada panitia, guru, serta seluruh pihak yang bekerja keras menyukseskan penyelenggaraan turnamen tersebut. Ia menilai kerja sama solid menjadi bukti nyata komitmen bersama dalam memajukan olahraga dan meningkatkan kualitas generasi muda.
Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara, lanjut dia terus berkomitmen mendukung pembinaan olahraga di kalangan pelajar. Turnamen ini diharapkan mampu melahirkan bibit atlet potensial yang kelak dapat mengharumkan nama daerah di level regional hingga internasional.
“Olahraga adalah wadah positif yang mampu membentuk generasi produktif dan berprestasi,” tegasnya.
Diakhir sambutannya, Viali mengajak seluruh peserta memainkan peran penting dalam menciptakan suasana turnamen yang aman, tertib, penuh kegembiraan, dan menjadikan kompetisi ini ruang memperluas pergaulan antardaerah.
“Selamat bertanding dan tetap junjung tinggi sportivitas,” tutupnya.


