Dalam penutupan yang berlangsung di Mako Batalyon Infanteri 735/Nawasena, Ibra, Minggu (14/12/2025), Bupati mengingatkan bahwa ASN bekerja bukan untuk kepentingan pribadi atau atasan, melainkan untuk rakyat Maluku Tenggara.
Retret yang diikuti 190 ASN ini dirancang sebagai ruang refleksi diri, penguatan karakter, serta penyegaran mental dan fisik. Berbagai materi strategis diberikan, mulai dari pembinaan ideologi, wawasan kebangsaan, reformasi birokrasi, hingga pengelolaan keuangan daerah dan pencegahan korupsi.
Menurut Bupati, retret tersebut memiliki tujuan utama memperkuat integritas dan moralitas ASN, menumbuhkan kesadaran diri, meningkatkan semangat kerja, mengurangi stres, serta memperkokoh komitmen pelayanan publik.
Thaher juga menekankan pentingnya budaya kerja kolaboratif tanpa ego sektoral, sejalan dengan filosofi hidup masyarakat Kei yang menjunjung tinggi kebersamaan dan saling menjaga.
“Setiap persoalan masyarakat adalah tanggung jawab kita bersama,” tegasnya.
Menutup sambutan, Bupati mengajak seluruh ASN menjadikan retret sebagai titik awal mempercepat terwujudnya visi Maluku Tenggara yang mandiri, cerdas, demokratis, dan berkeadilan menuju Maluku Tenggara yang hebat, setara sejahterakan negeri.


