Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerjasama, dan Sistem Informasi, Dr. Ruslan H. S. Tawari, mengatakan Unpatti siap memberi kontribusi keilmuan dalam tahap perencanaan dan konstruksi proyek yang menjadi salah satu Proyek Strategis Nasional tersebut. Ia menegaskan bahwa kampus mendorong para pakar untuk berpikir kolektif dalam menyusun solusi teknis maupun sosial bagi pengembangan Masela.
Dr. Tawari mengungkapkan sejumlah kebutuhan teknis membutuhkan keahlian khusus, seperti pengelasan bawah air, pemasangan pipa bawah laut, hingga eksplorasi kelautan. Untuk itu, Unpatti membuka kolaborasi dengan perguruan tinggi berpengalaman seperti ITB dan ITS agar standar teknis industri energi dapat dipenuhi.
Ia menjelaskan bahwa pengembangan Proyek INPEX Masela meliputi pembangunan Floating Production Storage and Offloading (FPSO) di perairan Pulau Yamdena, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, serta fasilitas onshore LNG di kawasan yang sama. Infrastruktur itu juga mencakup pemasangan pipa bawah laut sebagai jalur utama produksi dan distribusi gas.
Melalui kerja sama tersebut, Unpatti menargetkan kontribusi tidak hanya pada aspek teknis dan sosial proyek, tetapi juga peningkatan kapasitas SDM, penguatan riset aplikatif, serta pemberdayaan UMKM lokal (SME). Sebagai salah satu kampus besar di Indonesia Timur, Unpatti diharapkan menjadi mitra strategis yang memberi manfaat bagi masyarakat Maluku.
Sementara itu, Vice President Supply Chain Management INPEX Masela Ltd, Rudi Imran, menjelaskan bahwa INPEX saat ini memasuki tahap front-end engineering design (FEED). Pada fase ini, kontraktor menyiapkan dokumen teknis sebagai dasar pengembangan dan konstruksi proyek.
Ia menyampaikan bahwa INPEX menggandeng tiga perguruan tinggi—ITB, ITS, dan Unpatti—untuk melakukan independent design review. Seluruh dokumen dari kontraktor akan dikaji secara objektif untuk memastikan setiap aspek teknis mendapat perhatian sejak awal.
Secara khusus, INPEX menugaskan Unpatti untuk meninjau dokumen yang berkaitan dengan environment, social, and governance (ESG), termasuk analisis dampak sosial bagi masyarakat setempat. Unpatti juga diminta mengirim subject matter experts untuk bergabung dengan ITB dan ITS dalam mereview dokumen teknis tertentu.
Rudi Imran menutup pernyataan dengan menegaskan bahwa kolaborasi akademik tersebut merupakan bagian dari komitmen INPEX memastikan Proyek Masela berjalan sesuai standar teknis, lingkungan, dan sosial. Diskusi resmi diakhiri dengan sesi foto bersama.


