Rumah Sakit Kapal Nusa Waluya II Siap Layani Warga Kei Besar, Wabup: Jangan Tunggu Sakit Berat!


LANGGUR, HARIANMALUKU.com – Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara menyambut kehadiran Rumah Sakit Kapal Nusa Waluya II yang melaksanakan pelayanan medis gratis bagi masyarakat di Kecamatan Kei Besar, Selasa (8/9/2026).

Pelayanan kesehatan tersebut merupakan bagian dari misi sosial Yayasan Dokter Peduli (doctorSHARE) untuk membantu masyarakat di wilayah kepulauan, khususnya daerah dengan keterbatasan akses terhadap pelayanan kesehatan spesialistik.

Kegiatan pelayanan medis gratis dipusatkan di Pelabuhan Elat, Kecamatan Kei Besar, dan dijadwalkan berlangsung mulai hari ini Selasa 8 September 2026 hingga Minggu 1 November 2026.

Wakil Bupati Maluku Tenggara Charlos Viali Rahantoknam mengatakan, kehadiran Rumah Sakit Kapal Nusa Waluya II menjadi kabar baik bagi masyarakat Kei Besar yang selama ini menghadapi tantangan geografis dalam mendapatkan pelayanan kesehatan, terutama pelayanan dokter spesialis.

“Atas nama Pemerintah Daerah dan seluruh masyarakat Maluku Tenggara, kami menyampaikan selamat datang kepada Tim Medis Rumah Sakit Kapal Nusa Waluya II di Pulau Kei Besar,” kata Charlos dalam sambutannya.

Ia menyampaikan apresiasi kepada Yayasan Dokter Peduli (doctorSHARE), para donatur, tenaga medis, serta seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan pelayanan kesehatan gratis tersebut.

Menurutnya, kondisi geografis Maluku Tenggara sebagai daerah kepulauan menjadi salah satu tantangan utama dalam memberikan pelayanan kesehatan yang merata.

Maluku Tenggara memiliki 75 pulau, dengan dua pulau terbesar sebagai pusat aktivitas masyarakat, yakni Kei Kecil dan Kei Besar. Kondisi geografis tersebut membuat akses masyarakat, khususnya dari wilayah Kei Besar, menuju pusat pelayanan kesehatan di Langgur membutuhkan waktu dan biaya yang cukup besar.

“Dalam kondisi tertentu, pelayanan kesehatan oleh tenaga kesehatan tidak dapat dilakukan dengan mudah, baik melalui jalur laut maupun darat,” ujarnya.

Charlos menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara terus melakukan berbagai kebijakan dan program untuk memperkuat sarana dan prasarana kesehatan, ketersediaan alat kesehatan, serta sumber daya manusia kesehatan.

Upaya tersebut dilakukan untuk mengurangi kesenjangan pelayanan kesehatan antara wilayah Kei Besar dan Kei Kecil.

“Kehadiran Rumah Sakit Kapal Nusa Waluya II saat ini adalah bukti adanya komitmen berbagai pihak, khususnya Yayasan Dokter Peduli (doctorSHARE), yang peduli terhadap kesehatan masyarakat di wilayah perbatasan dan terpencil,” katanya.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada BPJS Kesehatan atas dukungan dalam mengakomodasi klaim biaya rujukan pelayanan ambulans bagi fasilitas pelayanan kesehatan di wilayah Kei Besar.

Lebih lanjut, Charlos mengungkapkan bahwa pelayanan Rumah Sakit Kapal Nusa Waluya II akan melibatkan dokter spesialis untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat Kei Besar.

Karena itu, ia meminta para camat, kepala ohoi, kepala puskesmas, tenaga kesehatan, kader posyandu, serta seluruh komponen masyarakat untuk menyosialisasikan pelayanan tersebut secara luas.

“Saya mengimbau kepada para camat, kepala ohoi, kepala puskesmas dan semua tenaga kesehatan, kader posyandu serta seluruh komponen untuk menginformasikan secara luas dan mengajak seluruh masyarakat memanfaatkan pelayanan gratis ini,” tegasnya.

Ia berharap pelayanan Rumah Sakit Kapal Nusa Waluya II tidak hanya berlangsung pada 2026, tetapi dapat dilaksanakan secara rutin pada tahun-tahun mendatang.

Charlos juga mengingatkan masyarakat agar tidak menunda pemeriksaan ketika mengalami gangguan kesehatan.

“Jangan menunggu sampai gangguan menjadi berat. Temukan lebih awal, periksa lebih awal, dan tangani lebih awal,” pesannya.

Usai pembukaan, kegiatan acara kemudian dilanjutkan dengan penyerahan plakat, foto bersama, ramah tamah, serta tour keRumah Sakit Kapal Nusa Waluya II.

Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Maluku Tenggara Charlos Viali Rahantoknam, Ketua DPRD Maluku Tenggara Stepanus Layanan, Plt. Sekretaris Daerah Rasyid, Kepala Dinas Kesehatan Muhsin Rahayaan, Danyon C Pelopor Tual Kompol Rudi Muskitta, Kepala BPJS Kesehatan Maluku Tenggara Theresia Rikumahu, Plt. Kepala Dinas Sosial Ety Kudubun, Danramil 1503-02/Kei Besar Kapten Inf. Nirwan Boiratan, Kapolsek Kei Besar Iptu Abdul Rahman, serta Direktur RSUD Pratama Elat dr. Mailiani Safitri Hatapayo.

Turut hadir Ketua Klasis GPM Kei Besar Pdt. Donny Toisuta, M.Pd., Pendeta G. Malaiholo/Toisota, jajaran pemerintah daerah, Forkopimcam Kei Besar, kepala ohoi, kepala puskesmas, serta tamu undangan lainnya.

Sementara dari pihak Rumah Sakit Kapal Nusa Waluya II hadir Direktur dr. Tasia Risma Simaremare bersama jajaran dokter spesialis, dokter, tenaga kesehatan, dan tim pendukung pelayanan medis.

Kehadiran Rumah Sakit Kapal Nusa Waluya II diharapkan dapat memberikan akses pelayanan kesehatan yang lebih dekat, mudah, dan terjangkau bagi masyarakat Kei Besar selama pelaksanaan misi sosial tersebut.

SPONSOR
Lebih baru Lebih lama
SPONSOR