33 Dokter Spesialis Bergantian Layani Warga Kei Besar di RS Kapal Nusa Waluya II


ELAT, HARIANMALUKU.com – Sebanyak 33 dokter spesialis dari berbagai bidang akan bergantian memberikan pelayanan medis kepada masyarakat Kabupaten Maluku Tenggara melalui Rumah Sakit Kapal Nusa Waluya II yang kini bersandar di Pelabuhan Elat, Kecamatan Kei Besar.

Pelayanan medis gratis dalam rangka misi sosial Yayasan Dokter Peduli (doctorSHARE) tersebut resmi dibuka pada Selasa, 8 September 2026, untuk membantu masyarakat di wilayah kepulauan yang selama ini menghadapi keterbatasan akses terhadap layanan kesehatan, khususnya pelayanan dokter spesialis.

Direktur Rumah Sakit Kapal Nusa Waluya II, dr. Tasia R. Simaremare, mengatakan tenaga medis yang bertugas secara tetap di kapal berjumlah sekitar 32 orang. Sementara itu, dokter spesialis merupakan tenaga relawan yang didatangkan secara bergantian dari berbagai daerah di Indonesia selama masa pelayanan sekitar dua bulan.

"Tim medis yang tetap di kapal sekitar 32 orang. Untuk dokter spesialis merupakan para relawan, diperkirakan sekitar 33 orang yang datang secara bergantian dari berbagai penjuru Nusantara selama periode tertentu," kata Tasia usai pembukaan pelayanan medis gratis di Pelabuhan Elat, Selasa (8/9/2026).

Ia menjelaskan, dokter spesialis yang terlibat berasal dari berbagai bidang, antara lain spesialis bedah, obstetri dan ginekologi (Obsgyn), anestesi, anak, penyakit dalam, kejiwaan, serta kulit dan kelamin.

Jumlah tersebut, kata dia, belum termasuk anak buah kapal (ABK) dan awak kapal tunda (takbot) yang mendukung operasional Rumah Sakit Kapal Nusa Waluya II.

Menurut Tasia, Rumah Sakit Kapal Nusa Waluya II mulai beroperasi sejak 2018 dan hingga kini telah melaksanakan pelayanan di 14 lokasi yang tersebar pada delapan provinsi di Indonesia.

"Pada 2026 ini, Rumah Sakit Kapal Nusa Waluya II berkesempatan melayani masyarakat di Kei Besar, Maluku Tenggara," ujarnya.

Kehadiran rumah sakit kapal tersebut diharapkan dapat menjadi jawaban atas persoalan keterbatasan akses kesehatan yang masih dihadapi masyarakat di wilayah kepulauan.

Tasia berharap pelayanan medis gratis tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kei Besar, terutama mereka yang membutuhkan pelayanan kesehatan dan pemeriksaan oleh dokter spesialis.

"Kami berharap kedatangan Rumah Sakit Kapal Nusa Waluya II ini menjadi suatu jawaban untuk persoalan masyarakat terkait akses kesehatan yang sulit di daerah kepulauan," katanya.

Pada kesempatan tersebut, Tasia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara serta seluruh instansi terkait yang telah memberikan dukungan kepada tim doctorSHARE sehingga pelayanan kesehatan tersebut dapat terlaksana.

"Saya juga berterima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara dan instansi terkait atas dukungannya kepada tim doctorSHARE sehingga pelayanan medis ini dapat berlangsung dan dibuka pada hari ini, 8 September 2026," tuturnya.

Pelayanan Rumah Sakit Kapal Nusa Waluya II di Kei Besar menjadi bagian dari misi sosial doctorSHARE untuk menghadirkan layanan kesehatan bagi masyarakat di daerah yang memiliki keterbatasan akses terhadap fasilitas dan tenaga medis spesialis.

SPONSOR
Lebih baru Lebih lama
SPONSOR