Thaher Hanubun: Efisiensi Anggaran Tak Boleh Bikin ASN Kehilangan Semangat


MALUKU TENGGARA, LANGGUR — Bupati Maluku Tenggara Muhamad Thaher Hanubun menegaskan efisiensi anggaran tidak boleh menjadi alasan bagi aparatur sipil negara (ASN) untuk menurunkan semangat kerja dan pelayanan kepada masyarakat.

Pesan itu disampaikan Hanubun usai memimpin upacara peringatan detik-detik Proklamasi Kemerdekaan dalam rangka HUT ke-81 Republik Indonesia di Lapangan Upacara Kantor Bupati Maluku Tenggara, Senin (17/8/2026).

Menurutnya, keterbatasan anggaran justru harus mendorong pemerintah daerah dan ASN untuk lebih kreatif dalam memanfaatkan sumber daya yang tersedia.

“Efisiensi itu membuat kita harus berpikir. Kalau misalkan anggarannya kurang, apa yang kita lakukan?” ujar Thaher.

Ia mengingatkan, Maluku Tenggara memiliki potensi alam yang dapat menjadi sumber kehidupan masyarakat, mulai dari laut hingga daratan.

Thaher kemudian mengajak seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara untuk tidak menjadikan efisiensi sebagai penghambat dalam menjalankan tugas.

“Dana boleh dipotong, tapi kita tidak boleh turun semangat. Kita kerja terus,” tegasnya.

Ia mencontohkan pengalaman pemerintah daerah menghadapi pandemi Covid-19 pada 2019–2021. Saat itu, kata dia, keterbatasan anggaran tidak menyurutkan upaya pemerintah daerah dalam menjaga perekonomian masyarakat.

Thaher menyebut Maluku Tenggara bahkan pernah mendapat penghargaan sebagai salah satu daerah dengan kinerja terbaik dalam pengendalian inflasi.

“Sekarang dalam efisiensi anggaran yang dikeluarkan oleh Bapak Presiden Republik Indonesia, ini tidak akan mengurangi semangat kami,” katanya.

Anggaran Terbatas, Pelayanan Harus Maksimal

Hanubun meminta ASN mengubah cara berpikir dalam menghadapi keterbatasan anggaran. Menurutnya, anggaran yang tersedia harus dimaksimalkan untuk kepentingan dan pelayanan masyarakat.

“Yang sedikit ini kita syukuri. Mudah-mudahan ada tambahannya lagi,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat, khususnya Presiden Prabowo Subianto, atas tambahan anggaran yang diberikan kepada Kabupaten Maluku Tenggara.

Bupati menyebut tambahan dana tersebut sekitar Rp56 miliar dan berharap dukungan anggaran dari pemerintah pusat dapat terus bertambah untuk menjawab kebutuhan pembangunan di daerah.

Dari 11 kecamatan dan 91 kampung di Maluku Tenggara, ia berharap seluruh jajaran pemerintah dapat menggunakan tambahan anggaran tersebut secara optimal dan bertanggung jawab.

“Insya Allah amanat ini kami manfaatkan, maksimalkan untuk kehidupan masyarakat di Maluku Tenggara,” katanya.

Masyarakat Diminta Semakin Dewasa

Dalam momentum HUT ke-81 RI, Thaher juga mengajak seluruh masyarakat Maluku Tenggara untuk semakin dewasa dalam menyikapi berbagai persoalan.

Ia memberikan apresiasi kepada masyarakat di Kei Besar, Kei Kecil, Pulau Ur, Warbal, Tanimbar Kei, hingga berbagai wilayah lainnya yang turut memeriahkan HUT Kemerdekaan dengan berbagai kegiatan sederhana.

Menurutnya, semangat kemerdekaan tidak harus selalu dirayakan dengan kegiatan besar dan mahal. Permainan rakyat seperti pertandingan voli, tarik tambang, hingga lomba makan kerupuk menjadi bukti bahwa semangat kemerdekaan tetap hidup di tengah masyarakat.

“Yang penting adalah mereka ingat bahwa 81 tahun yang lalu Indonesia lahir di tanah ini,” ungkapnya.

Ia berharap semarak HUT ke-81 RI yang masih berlangsung hingga 23 Agustus 2026 dapat menjadi momentum mempererat persatuan dan kebersamaan masyarakat Maluku Tenggara.

Diakhir pernyataannya, Thaher kembali mengajak seluruh masyarakat dan ASN untuk tidak menyerah menghadapi berbagai keterbatasan.

“Jangan efisiensi lalu kita semangatnya menurun dan kita tidak mau kerja. Itu namanya putus asa. Orang anak-anak Maluku Tenggara tidak boleh putus asa. Harus menghadapi kenyataan dan laksanakan,” tegasnya.

Thaher menutup pesannya dengan seruan nasionalisme.

“Sekali merdeka tetap merdeka. Negara Kesatuan Republik Indonesia, Merah Putih di dada,” pungkasnya.

SPONSOR
Lebih baru Lebih lama
SPONSOR