Hal itu disampaikan Bupati Maluku Tenggara Muhamad Thaher Hanubun saat memimpin Technical Meeting Turnamen Bola Voli Putra-Putri Bupati Cup 2026 di Gedung Serbaguna Larvul Ngabal, Langgur, Jumat (21/8/2026).
Technical meeting yang berlangsung mulai pukul 16.25 WIT tersebut diikuti perwakilan tim peserta. Sebanyak 21 tim telah terdaftar untuk ambil bagian dalam turnamen yang dijadwalkan mulai Sabtu (22/8/2026).
Bupati menegaskan, turnamen tersebut harus menjadi momentum pembinaan olahraga, terutama dalam menemukan pemain-pemain potensial yang dapat dipersiapkan menghadapi POPMAL pada Maret 2027.
“Tujuan utama kita bukan hanya mencari juara, tetapi juga menjaring bibit-bibit atlet terbaik yang nantinya dapat dibina dan dipersiapkan untuk mewakili Maluku Tenggara pada POPMAL 2027,” ujar Bupati.
Selain untuk pembinaan atlet, turnamen tersebut digelar dalam rangka memeriahkan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia, HUT Kota Langgur, Hari Olahraga Nasional (Haornas) 9 September, serta HUT Kabupaten Maluku Tenggara yang diperingati setiap 22 Desember.
Thaher juga mengingatkan seluruh peserta agar mengedepankan sportivitas selama pertandingan berlangsung. Menurutnya, kemenangan maupun kekalahan merupakan bagian dari kompetisi yang harus diterima dengan sikap dewasa.
“Menang jangan sombong, kalah harus menerima dengan lapang dada. Yang paling penting adalah sportivitas dan fair play,” tegasnya.
Komposisi Pemain Jadi Perhatian
Dalam technical meeting tersebut, Bupati turut mengusulkan komposisi pemain yang menggabungkan atlet senior dan pemain muda. Terdapat dua opsi yang disiapkan, yakni empat pemain berusia 23 tahun ke atas dan dua pemain berusia 23 tahun ke bawah, atau tiga pemain berusia 23 tahun ke atas dan tiga pemain berusia 23 tahun ke bawah.
Kebijakan tersebut diarahkan untuk membuka ruang bagi atlet muda sekaligus menjaga keseimbangan pengalaman dalam setiap tim.
Pemain dari luar daerah juga diperbolehkan memperkuat tim dengan sejumlah persyaratan. Di antaranya telah berdomisili minimal enam bulan di Maluku Tenggara, memiliki KTP Maluku Tenggara, serta tidak menghambat proses pembinaan atlet lokal.
Panitia juga akan membentuk tim talent scouting untuk mengidentifikasi pemain terbaik putra dan putri selama turnamen berlangsung.
Para pemain yang dinilai memiliki kemampuan dan potensi akan diproyeksikan mengikuti pembinaan lanjutan sebagai bagian dari persiapan menghadapi POPMAL 2027.
Hadiah Puluhan Juta Rupiah
Untuk meningkatkan motivasi peserta, panitia menyiapkan hadiah dengan total puluhan juta rupiah.
Juara pertama akan mendapatkan hadiah Rp20 juta dan piala, juara kedua Rp15 juta, juara ketiga Rp7,5 juta, serta juara keempat Rp5 juta.
Selain hadiah bagi tim, panitia juga menyiapkan penghargaan individu berupa Best Player, Best Spiker, dan Best Blocker, masing-masing senilai Rp2 juta.
Bupati juga memberikan perhatian terhadap penggunaan Ruang Serbaguna Kantor Bupati yang baru selesai direhabilitasi dan untuk pertama kalinya digunakan sebagai lokasi pertandingan bola voli.
Ia meminta seluruh peserta menjaga kebersihan serta fasilitas yang tersedia selama turnamen berlangsung.
“Fasilitas ini sudah selesai direhabilitasi. Karena baru pertama kali digunakan untuk pertandingan voli, mari kita sama-sama menjaga kebersihan dan tidak merusak fasilitas yang ada,” katanya.
Diikuti Kecamatan, Instansi hingga Organisasi
Turnamen Bupati Cup tahun ini mendapat partisipasi dari berbagai unsur. Peserta berasal dari sejumlah kecamatan, instansi vertikal, organisasi, hingga perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara.
Perwakilan kecamatan antara lain berasal dari Kei Besar Utara Timur, Kei Besar Utara Barat, Kei Besar, Kei Besar Selatan, Hoat Sorbay, dan Manyeuw.
Sementara dari unsur instansi dan organisasi terdapat perwakilan Lanud, Lanal, Lapas, KPLP, Politeknik Perikanan, DAM Malra, Persit Kodim 1503/Tual, Bhayangkari, Gerindra, BPDM, Kantor Pos, dan UNINGRAT.
Peserta juga berasal dari rumpun organisasi perangkat daerah Pemkab Maluku Tenggara yang dibagi berdasarkan bidang koordinasi pemerintahan, pembangunan manusia, perekonomian dan sumber daya alam, serta infrastruktur dan kewilayahan.
Setelah turnamen bola voli, rangkaian Bupati Cup akan dilanjutkan dengan sejumlah cabang olahraga lainnya, yakni sepak bola, tenis meja, wushu, dan tinju.
Kegiatan technical meeting berlangsung aman, tertib, dan lancar. Pertandingan bola voli dijadwalkan mulai Sabtu (22/8/2026) berdasarkan jadwal dan ketentuan yang telah ditetapkan panitia.


