Berdasarkan Press Release yang diterima redaksi dari Humas Kanim Tual Selasa (21/7), menjelaskan bahwa pemeriksaan dilakukan langsung di lokasi sandar kapal di Desa Dullah, Kota Tual. Petugas memverifikasi dokumen perjalanan, visa, identitas awak kapal, serta memastikan seluruh persyaratan keimigrasian dipenuhi sebelum para peserta mengikuti rangkaian kegiatan yang berlangsung pada 15–21 Juli 2026.
Kota Tual menjadi entry point atau pintu masuk pertama bagi peserta Wonderful Sail to Indonesia 2026. Dari total 22 kapal yang dijadwalkan berpartisipasi, hingga 20 Juli sebanyak 20 kapal telah tiba dan memperoleh pelayanan dari Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tual.
Pelayanan dilakukan secara cepat, profesional, dan sesuai ketentuan sehingga seluruh peserta dapat mengikuti agenda pelayaran internasional tanpa mengalami hambatan administrasi keimigrasian.
Selain menjalankan fungsi pengawasan orang asing, Imigrasi Tual juga berperan mendukung suksesnya penyelenggaraan ajang wisata bahari bertaraf internasional yang menjadi salah satu upaya promosi pariwisata Maluku di mata dunia.
Kehadiran puluhan kapal layar dari berbagai negara turut membawa dampak positif bagi perekonomian Kota Tual. Tingkat hunian hotel meningkat, usaha kuliner ramai dikunjungi, jasa transportasi bergerak, dan pelaku UMKM ikut merasakan manfaat dari aktivitas para wisatawan mancanegara.
Untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan tertib, Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tual terus berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Tual melalui Dinas Pariwisata serta instansi terkait lainnya. Sinergi tersebut mencakup proses kedatangan kapal, pemeriksaan dokumen hingga pelaksanaan kegiatan peserta selama berada di Tual.
Wonderful Sail to Indonesia 2026 menjadi momentum penting bagi Kota Tual untuk memperkenalkan potensi wisata bahari Kepulauan Kei kepada dunia. Melalui pelayanan keimigrasian yang prima, para peserta diharapkan membawa pengalaman positif sekaligus menjadi duta promosi yang memperkenalkan Tual sebagai destinasi wisata bahari unggulan Indonesia.
Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tual menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pelayanan keimigrasian yang cepat, ramah, dan profesional sebagai bagian dari dukungan terhadap pengembangan sektor pariwisata, peningkatan citra daerah, serta penguatan kepercayaan dunia internasional terhadap Indonesia sebagai tujuan wisata yang aman dan nyaman.


