Konfercab merupakan forum permusyawaratan tertinggi di tingkat cabang yang akan menentukan kepemimpinan PCNU Maluku Tenggara untuk masa khidmat berikutnya. Sejumlah peserta dari unsur pengurus dan badan otonom NU dijadwalkan mengikuti proses pemilihan tersebut.
Ruslani Rahayaan menjadi salah satu figur yang mencuri perhatian. Mantan Ketua Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) dan mantan Ketua KNPI itu kini mengabdikan diri sebagai pengasuh Pondok Pesantren Rumah Tahfiz Al-Qur'an Ash-Shalihin di Kota Tual dan Kabupaten Maluku Tenggara. Berdasarkan informasi yang dihimpun redaksi, seluruh persyaratan administrasi dan organisasi telah dipenuhi Ruslani untuk maju sebagai calon ketua.
Disisi lain, Ahmad Raharusun yang saat ini menjabat sebagai Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Maluku Tenggara juga dipandang memiliki pengalaman kepemimpinan dan jaringan yang kuat. Kehadirannya dalam bursa calon Ketua PCNU dinilai memberi warna tersendiri dalam dinamika organisasi.
Konfercab ini diharapkan berlangsung secara demokratis, tertib, dan menjunjung tinggi nilai musyawarah yang menjadi tradisi Nahdlatul Ulama. Seluruh peserta diharapkan mengedepankan persatuan organisasi dalam menentukan pemimpin baru.
Siapa pun yang terpilih nantinya diharapkan mampu memperkuat peran PCNU Maluku Tenggara dalam bidang keagamaan, pendidikan, sosial kemasyarakatan, serta mempererat ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat.
Hasil Konfercab malam ini akan menjadi penentu arah kepemimpinan PCNU Maluku Tenggara untuk beberapa tahun ke depan, sekaligus menjadi momentum konsolidasi organisasi dalam menghadapi berbagai tantangan pelayanan umat di daerah berjuluk Bumi Larvul Ngabal itu.



