Stunting Maluku Tenggara Turun 10,25 Persen, Pemkab Gencarkan GENTING dan GATI

Wabup Charlos Viali Rahantoknam. (Foto/dok: Irene Cahyani).
LANGGUR, HARIANMALUKU.com – Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara mencatat penurunan signifikan angka prevalensi stunting menjadi 10,25 persen. Capaian tersebut menjadi bukti komitmen Pemerintah Daerah dalam mempercepat pembangunan keluarga berkualitas dan menyiapkan generasi emas di Bumi Larvul Ngabal.

Angka tersebut disampaikan Wakil Bupati Maluku Tenggara Charlos Viali Rahantoknam, S.H., M.Kn., saat membuka Sosialisasi Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING) dan Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI) bersama Perwakilan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN Provinsi Maluku di Langgur Selasa (28/7).

Wabup menyampaikan, berdasarkan data SIGI SSGI terpadu, prevalensi stunting Maluku Tenggara mengalami penurunan dibandingkan tahun 2024 yang berada di kisaran 14 persen.

“Ini merupakan hasil kerja bersama. Namun perjuangan belum selesai karena tantangan terbesar bangsa saat ini adalah menyiapkan generasi emas yang sehat, cerdas, dan berkualitas,” ujar Charlos.

Menurutnya, persoalan stunting tidak dapat dibebankan hanya kepada satu organisasi perangkat daerah (OPD), tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.

Mulai dari Pemerintah Daerah, Pemerintah Kecamatan, Pemerintah Desa, BUMN, BUMD, sektor Swasta, hingga masyarakat harus bergerak bersama dalam mencegah munculnya kasus stunting baru.

Melalui program GENTING, Pemkab Maluku Tenggara mengajak ASN, dunia usaha, serta masyarakat yang memiliki kemampuan untuk menjadi orang tua asuh bagi anak-anak yang berisiko mengalami stunting.

“Stunting harus dicegah, bukan hanya diobati. Kita harus memastikan kebutuhan nutrisi anak-anak terpenuhi agar tidak muncul kasus baru,” tegasnya.

Selain pemenuhan gizi, Pemerintah Daerah juga mendorong penguatan peran keluarga melalui program GATI dengan melibatkan ayah secara aktif dalam pengasuhan anak.

Pemkab Maluku Tenggara berharap kolaborasi bersama BKKBN Provinsi Maluku dapat terus memperkuat program pembangunan keluarga menuju masyarakat yang sehat dan berkualitas kedepan.
SPONSOR
Lebih baru Lebih lama
SPONSOR