FKIP Unpatti Ambon Apresiasi Komitmen Pemkab Maluku Tenggara, Ratusan Guru Segera Bergelar Sarjana

Dekan FKIP Universitas Pattimura Ambon Prof. Dr. Izaak H. Wenno, S.Pd., M.Pd. (Foto/dok: istimewa).
LANGGUR, HARIANMALUKU.com – Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Pattimura Ambon memberikan apresiasi tinggi kepada Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara atas komitmennya meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui Program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) bagi para guru.

Hal tersebut disampaikan Dekan FKIP Universitas Pattimura Ambon Prof. Dr. Izaak H. Wenno, S.Pd., M.Pd saat membuka pelaksanaan ujian sarjana bagi 104 guru di Kabupaten Maluku Tenggara

Menurutnya, Maluku Tenggara menjadi salah satu daerah yang menunjukkan keseriusan luar biasa dalam meningkatkan kualifikasi akademik tenaga pendidik sesuai amanat Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen.

"Komitmen Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara sangat luar biasa. Sejak awal kerja sama dibangun, pemerintah daerah terus memberikan dukungan agar guru-guru yang belum berkualifikasi sarjana dapat menyelesaikan pendidikannya," katanya.

Izaak mengungkapkan, sebelumnya ratusan guru telah berhasil menyelesaikan pendidikan melalui program tersebut. Kini, 104 peserta mengikuti tahapan akhir sebelum resmi menyandang gelar Sarjana Pendidikan.

Untuk memastikan proses akademik berjalan sesuai standar, FKIP Universitas Pattimura Ambon menghadirkan sekitar 55 dosen, termasuk guru besar, dosen pembimbing, dan dosen penguji dari berbagai program studi.

"Kehadiran kami merupakan bentuk tanggung jawab akademik sekaligus komitmen Universitas Pattimura Ambon dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan di Maluku," ujarnya.

Ia menambahkan, Program RPL menjadi solusi bagi guru-guru yang telah mengabdi selama bertahun-tahun namun belum memiliki kualifikasi akademik S-1 sebagaimana dipersyaratkan dalam regulasi nasional.

Dekan FKIP Unpatti juga berharap kerja sama antara Universitas Pattimura dan Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara terus berlanjut melalui berbagai program strategis, terutama Pendidikan Profesi Guru (PPG), peningkatan kompetensi tenaga pendidik, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Dikesempatan itu, ia mendoakan seluruh peserta dapat mengikuti ujian dengan baik dan lulus sehingga semakin banyak guru profesional yang siap meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Maluku Tenggara.

"Investasi terbaik bagi masa depan daerah adalah investasi pada kualitas guru. Ketika guru semakin berkualitas, maka masa depan pendidikan Maluku Tenggara juga akan semakin baik," pungkasnya.

SPONSOR
Lebih baru Lebih lama
SPONSOR