Ketua Panitia, Paula Fadirubun, S.Pd, dalam laporannya mengatakan turnamen diikuti 17 tim putra dan 17 tim putri. Pertandingan dijadwalkan berlangsung selama 18 hari, mulai 25 Juli hingga 16 Agustus 2026, sebagai wadah mempererat persaudaraan antar-ohoi sekaligus mengembangkan bakat generasi muda di bidang olahraga.
Menurut Paula, seluruh pelaksanaan turnamen dapat terselenggara berkat kerja sama panitia, dukungan masyarakat, partisipasi ohoi, serta bantuan para donatur. Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak, termasuk SMP Budhi Mulia Langgur, anggota DPRD Dapil I Maluku Tenggara, TNI-Polri, para sponsor, dan relawan yang turut menyukseskan kegiatan tersebut.
Sementara itu, Bupati Maluku Tenggara Muhamad Thaher Hanubun dalam tertulis yang dibacakan Camat Kei Kecil Joseph Dumatubun menegaskan bahwa turnamen bukan hanya ajang mencari juara, tetapi juga menjadi momentum memperkuat persatuan masyarakat di seluruh ohoi.
Bupati menitipkan tiga pesan penting kepada seluruh peserta, yakni menjunjung tinggi sportivitas, menjaga keamanan, dan memanfaatkan turnamen untuk menggerakkan ekonomi kerakyatan melalui pelibatan pelaku UMKM lokal. Thaher juga mengingatkan agar seluruh atlet, panitia, wasit, dan suporter menjaga sikap serta menghormati setiap keputusan pertandingan.
"Jangan sampai pertandingan bola voli merusak hubungan antar-ohoi. Kemenangan memang membanggakan, tetapi persaudaraan jauh lebih berharga," ujar Camat mengutip sambutan Bupati.
Turnamen Bupati Cup 2026 diharapkan tidak hanya melahirkan atlet-atlet voli berbakat dari Kecamatan Kei Kecil, tetapi juga menjadi ajang mempererat tali silaturahmi, menjaga persatuan, serta mendorong perputaran ekonomi masyarakat selama peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.



