Wisata Edukasi di Kapal Perang, Siswa Sekolah Rakyat Tual Diajak Kenal Dunia TNI AL dan Disiplin Prajurit


TUAL, HARIANMALUKU.com – Puluhan siswa-siswi Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 74 Tual mendapatkan pengalaman berbeda saat berkunjung ke KRI Kapak-625 yang tengah sandar di Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Tual, Rabu (3/6/2026). Kunjungan tersebut menjadi bagian dari program wisata edukasi untuk memperluas wawasan siswa tentang dunia kemaritiman, pertahanan negara, dan pilihan karier di masa depan.

Kepala Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 74 Tual, Haerul, mengatakan kunjungan ke kapal perang merupakan sarana pembelajaran langsung yang tidak bisa diperoleh siswa di ruang kelas.

Menurutnya, selama ini sebagian besar anak hanya mengenal kapal penumpang atau kapal nelayan yang sering mereka lihat dalam kehidupan sehari-hari. Dengan melihat langsung kapal perang TNI AL, siswa memperoleh gambaran baru mengenai tugas pengamanan laut serta profesi di lingkungan militer.

"Tujuan kami membawa anak-anak ke KRI ini adalah wisata edukasi. Mereka dikenalkan dengan tugas dan fungsi kapal perang sehingga wawasan mereka bertambah. Kami berharap anak-anak memiliki gambaran tentang berbagai profesi di masa depan, termasuk di TNI Angkatan Laut," ujar Haerul.

Ia menjelaskan, kegiatan tersebut juga bertujuan menanamkan nilai kedisiplinan kepada para siswa yang sebagian besar tinggal di asrama.

Menurut Haerul, suasana asrama yang monoton terkadang membuat anak-anak membutuhkan aktivitas luar yang menyenangkan. Karena itu, kunjungan ke KRI Kapak-625 dikemas sebagai kegiatan rekreasi sekaligus pembelajaran.

"Anak-anak sangat antusias. Selain menjadi sarana wisata keluar dari asrama, mereka juga belajar tentang disiplin yang diterapkan di lingkungan TNI. Kami berharap nilai-nilai itu bisa mereka adopsi ketika kembali ke sekolah," katanya.

Sebagai bagian dari proses belajar, para siswa juga diberikan tugas untuk menulis kembali pengalaman dan pengetahuan yang mereka peroleh selama berada di kapal perang.

Haerul menambahkan, kunjungan kali ini merupakan yang kedua setelah sebelumnya siswa SRT 74 Tual juga berkesempatan mengunjungi KRI Balongan.

Sementara itu, Perwira Divisi Mesin Penggerak Kapal (Padiv MPK) KRI Kapak-625, Letda Laut (T) Muhammad Khalil Fikri, mengaku sangat mendukung kegiatan edukatif tersebut.

Menurutnya, tidak semua sekolah memiliki kesempatan untuk melihat langsung kehidupan di atas kapal perang sehingga kunjungan seperti ini menjadi pengalaman berharga bagi para pelajar.

"Sebagai garda pelindung negara, kami sangat antusias menerima kunjungan siswa. Mereka bisa melihat secara langsung seperti apa kapal perang dan bagaimana tugas prajurit di lapangan. Kalau bisa, kegiatan seperti ini dilaksanakan lebih banyak sekolah," ujarnya.

Fikri menjelaskan bahwa selama KRI masih sandar di pelabuhan, pihaknya terbuka untuk menerima kunjungan edukatif yang telah melalui koordinasi dengan Lanal Tual.

Di tempat yang sama, Komandan Lanal Tual Kolonel Laut (P) Andik Putro Wibowo melalui Pasintel Lanal Tual Mayor Laut (P) Ali Siwasiwan menyampaikan apresiasi kepada pihak Sekolah Rakyat yang memanfaatkan keberadaan kapal perang sebagai media pembelajaran.

Ali mengatakan Lanal Tual mendukung penuh kegiatan tersebut, mulai dari penyediaan transportasi hingga koordinasi dengan awak KRI Kapak-625.

"Kami mendukung sepenuhnya kegiatan sekolah ini. Setelah surat permohonan masuk, Komandan Lanal langsung memberikan persetujuan. Kami membantu mulai dari penjemputan menggunakan bus Lanal, mengantar ke pangkalan, hingga nantinya mengantar kembali ke sekolah," katanya.

Menurutnya, kunjungan ke kapal perang merupakan bagian dari upaya TNI AL mendekatkan dunia kemaritiman dan pertahanan kepada generasi muda sekaligus menumbuhkan jiwa nasionalisme sejak dini.

Ali menegaskan, masyarakat maupun sekolah yang ingin mengenal lebih dekat kapal perang TNI AL dapat mengajukan permohonan dan berkoordinasi dengan pihak pangkalan ketika ada KRI yang sedang sandar di Tual.

"Semoga kegiatan ini membawa manfaat dan menjadi pengalaman yang membekas bagi anak-anak. Mudah-mudahan dari sini tumbuh semangat nasionalisme dan cita-cita untuk mengabdi kepada bangsa dan negara," tutupnya.

SPONSOR
Lebih baru Lebih lama
SPONSOR