Tepis Isu Musda Tidak Sah, Pablo Rafra: Datang dengan Gagasan, Pulang dengan Persaudaraan


LANGGUR, HARIANMALUKU.com – Ketua Caretaker DPD KNPI Kabupaten Maluku Tenggara, Pablo Rafra, menepis berbagai isu yang menyebut pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) KNPI Maluku Tenggara tidak sah. Ia menegaskan seluruh tahapan Musda telah berjalan sesuai mekanisme organisasi dan mendapat pendampingan resmi dari Koordinator Daerah KNPI Maluku.

Pernyataan itu disampaikan Rafra saat memberikan sambutan pada pembukaan Musda ke-IX DPD KNPI Maluku Tenggara yang berlangsung di Aula Kantor Bupati Maluku Tenggara, Senin (15/6/2026).

Menurutnya, sejak proses Rapat Pimpinan Daerah (Rapimpurda), pendaftaran bakal calon ketua, hingga pengembalian berkas, panitia pelaksana selalu berkoordinasi dan didampingi oleh pihak KNPI tingkat provinsi.

"Muncul isu bahwa Musda hari ini tidak sah. Itu yang perlu saya klarifikasi. Seluruh proses sejak awal berjalan dengan pendampingan Koordinator Daerah KNPI Maluku. Jadi kalau ada yang mengatakan Musda ini tidak sah, itu tidak benar," tegas Rafra.

Ia menilai Musda bukan sekadar agenda memilih ketua baru, tetapi merupakan momentum strategis untuk melakukan evaluasi organisasi, memperkuat konsolidasi pemuda, serta meneguhkan komitmen bersama dalam membangun KNPI yang lebih kuat, mandiri, dan bermanfaat bagi masyarakat.

Dalam sambutannya, Rafra juga mengapresiasi tingginya partisipasi organisasi kepemudaan yang hadir dalam forum tersebut. Kehadiran berbagai Organisasi Kepemudaan (OKP), kelompok Cipayung dan Cipayung Plus menjadi bukti bahwa KNPI Maluku Tenggara tetap solid dan mendapat dukungan luas dari elemen pemuda.

Ia mengajak seluruh peserta Musda untuk menjadikan forum tersebut sebagai ruang demokrasi yang sehat, bermartabat, dan penuh semangat persaudaraan.

"Perbedaan pilihan adalah hal yang biasa dalam organisasi. Tetapi jangan sampai dinamika Musda memecah kebersamaan yang selama ini telah kita bangun bersama," ujarnya.

Rafra juga menyampaikan apresiasi kepada dua kandidat yang telah resmi mendaftarkan diri sebagai calon Ketua KNPI Maluku Tenggara. Menurutnya, kehadiran para kandidat menunjukkan semangat kaderisasi dan demokrasi yang hidup di tubuh KNPI.

Menutup sambutannya, ia menitipkan pesan yang langsung mendapat sambutan hangat dari peserta Musda.

"Datang dengan gagasan, pulang dengan persaudaraan," pungkas Rafra.

Pesan tersebut menjadi penegasan bahwa kompetisi dalam Musda harus melahirkan ide dan gagasan terbaik bagi pemuda Maluku Tenggara, tanpa mengorbankan persatuan dan solidaritas organisasi.

SPONSOR
Lebih baru Lebih lama
SPONSOR