HARIANMALUKU.COM, AMBON - Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Maluku menggelar Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK) bagi calon Ketua Dewan Pengurus Cabang (DPC) PKB se-Maluku. Kegiatan itu digelar di Zest Hotel Ambon, Senin (4/5/2026).
Ketua DPW PKB Maluku Basri Damis mengatakan proses penjaringan calon ketua sudah dilakukan sejak beberapa waktu lalu dan berlangsung cukup ketat. Dari tahapan awal, ada sekitar 100 nama yang masuk dalam daftar calon.
"Pada tahap awal kita menetapkan sekitar 100 calon. Dari proses tersebut kemudian mengerucut menjadi 90 calon," kata Basri.
Basri menyebut, setelah dilakukan pemaparan serta pembahasan oleh Dewan Pengurus Pusat (DPP) PKB, jumlah calon kembali mengerucut menjadi 71 peserta.
"Hari ini berdasarkan hasil pembahasan dari DPP PKB, lahirlah 71 peserta yang siap mengikuti proses seleksi kepemimpinan PKB di Maluku," ujarnya.
Menurut Basri, jumlah peserta yang lolos menunjukkan proses kaderisasi PKB di Maluku berjalan baik.
Ia menegaskan UKK bukan sekadar tahapan internal, namun bagian dari upaya menyiapkan kader-kader terbaik untuk memimpin partai dan daerah.
"Ini menandakan bahwa kaderisasi dan kepemimpinan di Maluku berjalan luar biasa. Bukan hanya untuk memenangkan legislatif, tapi juga siap memimpin eksekutif," jelasnya.
Basri menambahkan, UKK merupakan ikhtiar politik PKB untuk melahirkan pemimpin berintegritas, kapabel, dan mampu membaca perubahan yang terjadi dengan cepat.
Ia menyebut, UKK juga sejalan dengan visi Ketua Umum PKB Abdul Muhaimin Iskandar atau Gus Muhaimin.
"Pemimpin PKB ke depan harus hadir di tengah masyarakat, membawa politik yang membumi dan memberikan solusi nyata," kata Basri.
Dalam kesempatan itu, Basri turut memaparkan capaian PKB Maluku pada Pemilu 2024. Ia menyebut, dari 39 daerah pemilihan (dapil) kabupaten/kota, PKB berhasil meraih kursi di 31 dapil. Namun masih ada delapan dapil yang belum terisi.
"PR kita masih 8 dapil yang kosong. Ke depan kepemimpinan PKB Maluku harus menetapkan target politik yang jelas agar 8 dapil ini bisa terisi," tegasnya.
Sementara untuk DPRD Provinsi Maluku, dari tujuh dapil yang ada, PKB baru meraih kursi di empat dapil. Artinya masih ada tiga dapil yang menjadi target berikutnya.
"PR kita adalah 3 kursi di 3 dapil. Kita harus siap merebutnya," ujar Basri.
Basri juga menargetkan PKB Maluku kembali merebut kursi DPR RI. Ia mengingatkan PKB Maluku pernah mengirim wakil ke DPR RI selama dua periode berturut-turut, bahkan sempat meraih hingga empat kursi.
"Kita harus mampu merebut kursi DPR RI. Ini menjadi semangat sekaligus tantangan," katanya.
Sementara itu, Anggota DPR RI sekaligus perwakilan DPP PKB Ratna Juwita menyampaikan pesan dari Ketua Umum PKB Gus Muhaimin Iskandar. Ratna menyebut Gus Muhaimin memberi perhatian besar terhadap penguatan kaderisasi PKB di seluruh Indonesia.
"Siapa pun yang mengikuti UKK ini adalah kader-kader pilihan, kader hebat, kader militan yang benar-benar ingin membesarkan PKB," ungkap Ratna.
Ratna menilai UKK merupakan proses baru yang tidak mudah, namun akan membuat PKB semakin solid dan berbeda dengan partai lain karena sistemnya lebih mengakomodasi serta mempersatukan seluruh elemen.
Ia juga menegaskan seluruh peserta telah menandatangani kontrak kerja sama sebagai bentuk komitmen bersama, bahwa siapa pun yang nantinya ditetapkan DPP sebagai ketua, peserta lain tetap mendukung keputusan tersebut.
"Siapa pun yang ditetapkan oleh DPP, yang lain harus tetap bersedia mendukung dan bersama-sama membesarkan PKB di kabupaten/kota masing-masing," pungkasnya.


