Pemkab Malra Tampil Beda! Hardiknas 2026 Diramaikan Pakaian Adat Nusantara

Potret suasana upacara Hardiknas 2026 di Stadion Maren Larvul Ngabal Langgur, Maluku Tenggara. Foto/dok: istimewa.
LANGGUR, HARIANMALUKU.com — Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara menghadirkan nuansa berbeda dalam peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026.

Upacara yang digelar di Stadion Maren, Langgur, Sabtu (2/5/2026), berlangsung khidmat sekaligus semarak dengan kehadiran peserta mengenakan pakaian adat Nusantara.

Keunikan ini menjadi daya tarik tersendiri, dimana para guru, siswa, hingga orang tua tampil dengan beragam busana tradisional dari berbagai daerah di Indonesia, mencerminkan semangat kebhinekaan dalam dunia pendidikan.

Upacara dipimpin oleh Wakil Bupati Maluku Tenggara, Charlos Viali Rahantoknam, yang bertindak sebagai inspektur upacara. Sementara itu, Camat Kei Besar Utara Barat Hasyim Rengil dipercaya sebagai pemimpin upacara.

Kegiatan ini turut melibatkan Paskibra dari gabungan siswa SMA se-Kota Langgur, Drumband dari SMA Sanata Karya Langgur, serta Aubade dari Siswa-siswi SMP se-Kota Langgur. Ribuan peserta yang terdiri dari guru, pelajar, orang tua, dan masyarakat umum memadati lokasi upacara.

Sejumlah pejabat daerah juga hadir, diantaranya Ketua DPRD Maluku Tenggara Stepanus Layanan, unsur Forkopimda, Pimpinan OPD, Camat, para Raja (Rat), serta tamu undangan lainnya.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati membacakan pidato Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia Prof. Dr. Abdul Mu'ti, M.Ed. Dalam pidato itu ditegaskan bahwa peringatan Hardiknas merupakan momentum refleksi untuk memperkuat komitmen dalam membangun pendidikan nasional.

Pendidikan disebut sebagai proses memanusiakan manusia, yang tidak hanya berfokus pada kecerdasan, tetapi juga pembentukan karakter, moral, dan kepribadian.

Pidato tersebut juga menyoroti pemikiran Ki Hajar Dewantara tentang sistem pendidikan “asah, asih, dan asuh” sebagai fondasi utama dalam membentuk generasi bangsa.

Selain itu, pemerintah saat ini tengah mendorong berbagai kebijakan strategis untuk meningkatkan kualitas pendidikan, antara lain melalui digitalisasi pembelajaran, peningkatan kompetensi dan kesejahteraan guru, penguatan karakter siswa, pengembangan literasi dan numerasi, serta perluasan akses pendidikan yang inklusif.

Pemerintah juga menekankan pentingnya menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan bebas dari perundungan, serta mendorong penerapan budaya positif di lingkungan pendidikan.

Mengakhiri pidato tersebut, seluruh elemen pendidikan diajak untuk memperkuat kolaborasi dalam mewujudkan pendidikan yang bermutu demi Indonesia yang cerdas, maju, dan bermartabat.

Peringatan Hardiknas 2026 di Maluku Tenggara ini tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi juga panggung refleksi sekaligus perayaan keberagaman budaya yang memperkaya dunia pendidikan di daerah.

Usai upacara dilanjutkan dengan persembahan penampilan pentas seni, tarian kolosal dan drama yang kearifan lokal masyarakat Kei serta penyerahan hadiah Lomba Hardiknas bagi para pemenang lomba.

SPONSOR
Lebih baru Lebih lama
SPONSOR