Pablo Rafra: Pancasila Jangan Hanya Dihafal, Buktikan dalam Tindakan Nyata!


LANGGUR, HARIANMALUKU.com – Ketua Dewan Pimpinan Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Kabupaten Maluku Tenggara, Pablo Rafra, mengajak seluruh masyarakat, khususnya generasi muda, untuk menjadikan nilai-nilai Pancasila sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari, bukan sekadar dihafal sebagai teori.

Ajakan tersebut disampaikan Pablo Rafra dalam momentum peringatan Hari Lahir Pancasila yang diperingati setiap tanggal 1 Juni. Menurutnya, Pancasila harus terus hidup dalam tindakan nyata melalui semangat persatuan, toleransi, saling menghormati, dan gotong royong di tengah keberagaman bangsa Indonesia.

“Pancasila harus terus hidup dalam tindakan nyata, bukan hanya dihafal. Semangat persatuan, saling menghormati, dan gotong royong harus menjadi karakter pemuda Indonesia,” tegas Pablo Rafra, Senin (1/6/2026).

Ia mengatakan, peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 yang mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia” menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen kebangsaan di tengah berbagai tantangan yang dihadapi bangsa saat ini.

Menurut Pablo, generasi muda memiliki posisi strategis sebagai penerus bangsa sekaligus penjaga ideologi negara. Karena itu, pemuda harus mampu menjadi pelopor persatuan, menjunjung tinggi nilai kemanusiaan, serta menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Di tengah derasnya arus globalisasi dan perkembangan teknologi informasi, lanjutnya, nilai-nilai Pancasila harus tetap menjadi landasan dalam berpikir, bersikap, dan bertindak agar bangsa Indonesia tidak kehilangan jati dirinya.

“Pemuda harus menjadi agen perubahan yang membawa semangat kebangsaan dan memperkuat persatuan. Jangan sampai perbedaan yang ada justru menjadi alasan untuk terpecah belah,” ujarnya.

DPD KNPI Kabupaten Maluku Tenggara juga mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan Hari Lahir Pancasila sebagai momentum untuk memperkuat rasa nasionalisme, cinta tanah air, dan semangat kebersamaan demi mewujudkan Indonesia yang maju, adil, damai, dan bermartabat.

Pablo menegaskan bahwa Pancasila merupakan warisan luhur para pendiri bangsa yang harus terus dijaga dan diamalkan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

“Dirgahayu Pancasila 1 Juni 2026. Pancasila Jiwa Bangsa, Pemersatu Indonesia.” pungkasnya.

SPONSOR
Lebih baru Lebih lama
SPONSOR