Kuota Haji Maluku Tenggara Anjlok, Ketua DPRD Protes Kementerian Haji

Potret Ketua DPRD Maluku Tenggara Stepanus Layanan, S.IP. Foto/dok: istimewa.
LANGGUR, HARIANMALUKU.com — Ketua DPRD Kabupaten Maluku Tenggara, Stepanus Layanan, menyampaikan protes keras terhadap penurunan drastis kuota calon jemaah haji asal Maluku Tenggara tahun 2026.

Pernyataan itu disampaikan Stepanus Layanan usai menghadiri pelepasan Calon Jemaah Haji Kabupaten Maluku Tenggara di Masjid Agung Raudha Langgur, Jumat (8/5/2026).

Menurutnya, kuota haji Maluku Tenggara tahun ini mengalami penurunan tajam dibanding tahun sebelumnya. Jika pada 2025 jumlah calon jemaah haji mencapai 79 orang, maka pada 2026 hanya tersisa tiga orang, bahkan disebut hanya dua orang.

“Pertama ada Kementerian Haji baru, hanya tiga. Tahun 2025 itu kan kita 79, sekarang hanya tiga bahkan dua. Padahal ini ada kementerian yang khusus mengurus itu,” kata Stepanus.

Ia menilai kondisi tersebut sangat memprihatinkan karena antrean calon jemaah haji di Maluku Tenggara masih mencapai ratusan orang. Karena itu, ia meminta pemerintah pusat segera mengevaluasi kebijakan penetapan kuota haji daerah.

“Kalau hanya tiga orang, lima orang, kapan antrean delapan ratusan Maluku Tenggara selesai?” ujarnya.

Stepanus juga mengaku menerima banyak keluhan dari masyarakat terkait berkurangnya kuota keberangkatan haji tahun ini. Sebagai pimpinan DPRD, ia menyatakan keberatan dan meminta perhatian serius dari pihak terkait.

“Sebagai Ketua DPRD saya protes Kementerian Haji dan yang mengurus keberangkatan haji karena kita ini juga ditelepon, didesak oleh warga masyarakat kita kenapa ini sekarang turun cuma jadi tiga,” tegasnya.

Ia berharap kuota haji Kabupaten Maluku Tenggara pada tahun 2027 dapat kembali normal seperti tahun 2025, bahkan meningkat agar antrean keberangkatan masyarakat dapat terurai lebih cepat.

“Kita berharap tahun depan Maluku Tenggara kembali ke 2025 atau lebih meningkat lagi,” pungkasnya.

SPONSOR
Lebih baru Lebih lama
SPONSOR