Kapolsek Huamual Dorong Warga Iha-Luhu Jaga Stabilitas Keamanan Kawasan Tambang Cinabar


HARIANMALUKU.COM, SBB — Aparat kepolisian di Kecamatan Huamual, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), Maluku, mulai mengambil langkah persuasif menyikapi berbagai persoalan yang muncul di kawasan tambang batu cinabar di Desa Iha dan Desa Luhu.

Polemik yang berkembang saat ini tidak hanya berkaitan dengan status wilayah tambang, tetapi juga aktivitas penyulingan batu cinabar menjadi mercury yang diduga diperjualbelikan secara terselubung serta potensi dampak lingkungan yang ditimbulkan.

Kapolsek Huamual IPTU Luken Soplanit mengatakan, situasi keamanan di wilayah Iha dan Luhu menjadi perhatian serius menyusul meningkatnya aktivitas masyarakat di kawasan tambang.

“Berbagai persoalan yang berkembang saat ini perlu disikapi bersama agar tidak memicu gangguan keamanan maupun konflik baru di tengah masyarakat,” kata Luken dalam pertemuan bersama warga di kedua negeri.

Dalam releasenya yang diterima media ini, Minggu (24/5/2026), disebutkan aktivitas tambang cinabar di kawasan Iha-Luhu saat ini telah menjadi sumber mata pencaharian masyarakat, baik warga lokal maupun pendatang.

Namun, dinamika tersebut juga memunculkan berbagai spekulasi di tengah masyarakat terkait legalitas dan penetapan status wilayah tambang di lokasi tersebut.

Situasi keamanan di kedua negeri juga belum sepenuhnya stabil pasca bentrokan yang terjadi antara warga Iha dan Luhu pada Februari lalu.

Aktivitas keluar masuk warga menggunakan kendaraan roda dua dan roda empat menuju lokasi tambang dinilai masih rawan memicu gesekan antarwarga.

Untuk mencegah potensi konflik, IPTU Luken Soplanit bersama personel Polsek Huamual melakukan pendekatan persuasif kepada masyarakat di kedua negeri.

Selain membahas persoalan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), pihak kepolisian juga mengimbau warga agar menghentikan aktivitas penyulingan batu cinabar menjadi mercury.

Menurut Luken, aktivitas tersebut masih ditemukan dan menjadi perhatian aparat keamanan karena berpotensi menimbulkan persoalan hukum maupun dampak lingkungan.

Dalam pertemuan yang digelar di kantor negeri masing-masing desa, warga dan aparat keamanan membahas sejumlah persoalan, termasuk penghentian aktivitas penyulingan dan jual beli mercury secara ilegal.

Pertemuan juga membahas pengaturan aktivitas transportasi masyarakat menuju lokasi tambang yang selama ini menjadi salah satu sumber kerawanan.

Kapolsek Huamual mengatakan pihaknya akan segera mengambil langkah penyelesaian terkait persoalan para pengemudi ojek di kedua negeri yang masih menjadi kendala dalam aktivitas pengangkutan penumpang ke kawasan tambang.

Ia menegaskan koordinasi bersama para raja negeri dan tokoh masyarakat akan terus dilakukan untuk menjaga stabilitas keamanan di wilayah tersebut.

Usai pertemuan, warga Negeri Iha dan Negeri Luhu turut melakukan deklarasi bersama untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat, baik di wilayah pemukiman maupun di kawasan tambang Dusun Hulung dan Batu Putia.

Deklarasi tersebut menjadi bentuk komitmen bersama masyarakat dan aparat keamanan dalam menjaga situasi tetap aman dan kondusif di Kecamatan Huamual.

SPONSOR
Lebih baru Lebih lama
SPONSOR