Kegiatan ini menekankan pentingnya menanamkan kreativitas dan semangat kesetaraan sejak usia dini yang buka secara simbolis oleh Kepala Dinas Pendidikan Maluku Tenggara Bin Raudha Arif Hanoeboen bertempat di Aula Dinas Pendidikan.
Dalam sambutannya, Kepala Dinas Pendidikan Maluku Tenggara Bin Raudha Arif Hanoeboen menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar ajang lomba, melainkan sarana pembelajaran yang menyenangkan bagi anak-anak untuk mengekspresikan diri, mengasah kreativitas, dan kemampuan serta membangun rasa percaya diri sajak usia dini.
“Melalui lomba ini, anak-anak belajar berani berkreasi, tidak takut salah, dan percaya pada kemampuan diri sendiri. Setiap karya adalah bentuk ekspresi terbaik mereka,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa momentum Hardiknas yang dipadukan dengan semangat Hari Kartini 21 April 2026 menjadi pengingat pentingnya pendidikan yang inklusif dan setara bagi semua anak, tanpa memandang gender.
Menurutnya, semangat perjuangan Kartini harus terus dihidupkan dalam dunia pendidikan, terutama dalam memberikan kesempatan yang sama bagi anak laki-laki dan perempuan untuk berkembang dan meraih cita-cita.
“Kita ingin anak-anak tumbuh dengan mimpi besar dengan harapan antara mereka, ada calon pemimpin, guru, dokter, hingga ‘Kartini-Kartini kecil’ yang kelak membawa perubahan bagi bangsa,” katanya.
Kegiatan ini juga mendapat apresiasi tinggi kepada para guru dan orang tua yang dinilai memiliki peran penting dalam mendampingi tumbuh kembang anak sejak usia dini. Pendidikan anak usia dini disebut sebagai fondasi utama dalam membentuk karakter, kreativitas, serta nilai-nilai kehidupan.
“Peran guru dan orang tua sangat luar biasa. Pendidikan harus dibangun dengan kasih sayang, adil, dan tanpa diskriminasi,” tambahnya.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa kegiatan seperti lomba kolase dan mewarnai menjadi ruang belajar yang memerdekakan anak, sekaligus mendukung tumbuh kembang mereka secara optimal dalam suasana yang menyenangkan.
Kegiatan ini diikuti oleh ratusan peserta PAUD dari berbagai Rombel yang tampak antusias menunjukkan hasil karya terbaik mereka. Dengan penuh semangat, anak-anak menuangkan imajinasi melalui warna dan bentuk yang beragam.
Diakhir sambutannya, Hanoeboen mengajak seluruh peserta untuk tetap semangat, ceria, dan menikmati setiap proses dalam lomba.
“Selamat berlomba, tunjukkan karya terbaik kalian. Mari kita kobarkan semangat Hardiknas dan Kartini untuk menciptakan generasi yang cerdas, berkarakter, dan berdaya saing,” tutupnya.


