Bupati Thaher Hanubun Ajak Warga Wirin Perkuat Persatuan Lewat Halal Bihalal

Bupati Maluku Tenggara Muhamad Thaher Hanubun. Foto/dok: istimewa.
LANGGUR, HARIANMALUKU.com – Bupati Maluku Tenggara Muhamad Thaher Hanubun menghadiri kegiatan Halal Bihalal bersama masyarakat Ohoi Wirin, Kecamatan Hoat Sorbay, Senin (20/4/2026), usai meresmikan Puskesmas Pembantu (Pustu) setempat.

Kegiatan yang berlangsung di halaman Masjid Al-Muqoromah Ohoi Wirin itu menjadi momentum mempererat silaturahmi antara pemerintah daerah dan masyarakat, sekaligus menegaskan pentingnya persatuan dalam kehidupan sosial.

Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan diakhiri dengan penyampaian hikmah Halal Bihalal oleh Ketua FKUB Maluku Tenggara, Hi. Arifin Difinubun.

Dalam sambutannya, Bupati Thaher Hanubun menegaskan bahwa peresmian Pustu bukan sekadar pembangunan fasilitas kesehatan, tetapi juga sarana untuk mempertemukan dan memperkuat kebersamaan masyarakat.

“Di tanah Kei, kita diajarkan bahwa hidup bukan hanya tentang diri sendiri. Cubit di kanan terasa di kiri. Artinya, apa yang dirasakan satu orang, akan dirasakan juga oleh yang lain,” ujarnya.

Ia menekankan pentingnya menjaga kekompakan, khususnya dalam pelayanan kesehatan, mulai dari Pustu hingga rumah sakit. Menurutnya, pelayanan prima tidak akan tercapai jika tenaga kesehatan tidak saling mendukung.

“Kalau kita bekerja dalam satu ruangan tetapi saling membuang muka, maka pelayanan yang baik tidak akan pernah terwujud,” tegasnya.

Lebih lanjut, Bupati mengingatkan bahwa nilai budaya Kei, seperti “ain ni ain” (persaudaraan), harus terus dijaga di tengah arus modernisasi yang semakin kuat.

“Filosofi ini bukan sekadar kata, tetapi napas kehidupan orang Kei. Kita harus saling menjaga, saling menguatkan, dan saling memaafkan,” katanya.

Ia juga mengajak masyarakat menjadikan Halal Bihalal sebagai momentum membersihkan hati dan memperbaiki hubungan yang sempat renggang.

“Halal bihalal bukan sekadar tradisi, tetapi perjalanan hati. Kita merajut kembali tali persaudaraan dan membersihkan diri dari prasangka,” ungkapnya.

Dalam kesempatan itu, Bupati turut mengutip pesan dalam Al-Qur’an, khususnya Surah An-Nur ayat 22, yang mengajarkan pentingnya memaafkan sebagai jalan menuju ampunan Allah SWT.

Selain itu, ia menekankan bahwa sikap pemaaf akan membawa kemuliaan, sebagaimana sabda Rasulullah SAW bahwa memaafkan tidak akan mengurangi kemuliaan seseorang.

Mengakhiri sambutannya, Bupati mengajak seluruh masyarakat untuk meninggalkan perbedaan, termasuk yang dipicu oleh urusan politik, dan kembali memperkuat persatuan demi kemajuan Maluku Tenggara.

“Kei hari ini menghadapi berbagai tantangan, tetapi jika kita berpegang pada adat, agama, dan persaudaraan, kita akan tetap kokoh seperti batu karang diterpa ombak,” ujarnya.

Ia pun menutup dengan ucapan Minal Aidin Wal Faizin serta ajakan untuk saling memaafkan.

“Memaafkan itu bukan di kata-kata, tetapi di hati kita masing-masing. Mari kita jaga Maluku Tenggara tetap damai, maju, dan bermartabat,” pungkasnya.

SPONSOR
Lebih baru Lebih lama
SPONSOR