Gubernur Maluku Akui Anggaran Daerah Makin Ketat, Banyak Proposal Bantuan Kini Sulit Dikabulkan

Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa. Foto/dok: Diskominfo Malra.
LANGGUR, HARIANMALUKU.com – Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa secara terbuka mengakui kondisi keuangan daerah kini jauh lebih ketat setelah Pemerintah Pusat menerapkan kebijakan efisiensi anggaran. Akibatnya, banyak proposal bantuan yang biasanya mudah dikabulkan kini tidak lagi bisa dipenuhi seperti sebelumnya.

Hal tersebut disampaikan Lewerissa saat menyerahkan bantuan sosial sekaligus buka puasa bersama masyarakat Ohoi Letman, Kecamatan Kei Kecil, Kabupaten Maluku Tenggara, Selasa (10/3/2026).

Acara tersebut dihadiri Muhamad Thaher Hanubun, Charlos Viali Rahantoknam, Forkopimda, Pelaksana Harian Sekretaris Daerah Rasyid, Pimpinan OPD, serta ratusan warga setempat.

Menurut Lewerissa, kebijakan efisiensi yang tertuang dalam Instruksi Presiden membuat Pemerintah Daerah harus lebih berhati-hati dalam mengelola anggaran.

“Banyak sekali kami mendapat kecaman karena masyarakat terbiasa ketika proposal masuk langsung ada bantuan. Sekarang situasinya berbeda,” ungkapnya.

Namun ia menegaskan, keterbatasan tersebut bukan karena Pemerintah Daerah tidak ingin membantu masyarakat.

“Bukan hati kami tidak mau membantu. Hati kami sungguh-sungguh ingin membantu rakyat, tetapi kami juga harus realistis melihat kondisi keuangan daerah,” tegasnya.

Meski dana transfer ke daerah lebih terbatas, Lewerissa mengatakan pemerintah pusat justru meningkatkan berbagai program pembangunan yang langsung dijalankan di daerah.

Ia mencontohkan program bedah rumah di Maluku yang melonjak drastis. Jika pada 2025 hanya tersedia 81 unit, maka pada 2026 jumlahnya meningkat menjadi 2.998 unit di seluruh Maluku.

Kabupaten Maluku Tenggara sendiri akan mendapat sekitar 200 unit rumah pada tahap pertama, serta ratusan rumah bersubsidi bagi masyarakat.

“Program dari pusat sekarang banyak sekali masuk ke daerah. Tujuannya agar kita semua lebih hati-hati menggunakan uang rakyat,” katanya.

SPONSOR
Lebih baru Lebih lama
SPONSOR