Dari Timika Papua Tengah, Neri Rahabav Kirim Bantuan untuk Korban Pengungsian di Ohoi Maar

CEO tualnews.com Nery Rahabav kirim bantuan kemanusiaan untuk korban pengungsian di Ohoi Maar. Sumber: tualnews.com.
TIMIKA, HARIANMALUKU.com - Solidaritas lintas wilayah kembali ditunjukkan di tengah situasi sulit yang dialami warga di Maluku Tenggara.

Dari kejauhan, tepatnya di Kabupaten Timika Propinsi Papua Tengah aksi kemanusiaan hadir untuk membantu para pengungsi di Ohoi Maar.

Pada Selasa (31/3/2026), Pemimpin Redaksi Tualnews.com, Nerius Rahabav, menyalurkan bantuan berupa pakaian layak pakai kepada warga Muslim yang saat ini mengungsi akibat konflik.

Bantuan tersebut diterima langsung oleh keluarga besar muslim Danar di lokasi pengungsian.

Penyerahan berlangsung penuh haru, mencerminkan kuatnya ikatan persaudaraan masyarakat Kei, meski dipisahkan oleh jarak geografis yang jauh.

“Ini bukan soal dekat atau jauh, tapi soal rasa kemanusiaan dan persaudaraan,” menjadi pesan moral dari aksi tersebut.

Dari Papua Tengah, Nerius menegaskan bahwa kepedulian sosial tidak boleh terhalang oleh batas wilayah.

Ia mengajak seluruh masyarakat, khususnya di Kota Tual dan Maluku Tenggara, untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Rahabav  juga mengingatkan agar masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum tentu benar, terutama di tengah situasi sensitif seperti saat ini.

Menurutnya, konflik yang terjadi harus menjadi pelajaran terakhir. Ia menekankan bahwa tindakan kekerasan maupun upaya memecah belah bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila, hukum adat Larwul Ngabal, serta falsafah hidup orang Kei, Ain Ni Ain.

“Jangan mau diadu domba dan dibodohi oleh para provokator yang ingin merusak persatuan yang sudah kita jaga selama ini,” Pesaanya.

Aksi kemanusiaan ini bukan sekadar bantuan materi, tetapi juga menjadi simbol kuat nilai persaudaraan (Ain Ni Ain) tetap hidup di tengah ujian.

Dari Timika untuk Kei, pesan yang disampaikan jelas,kemanusiaan harus selalu menjadi yang utama, dan persatuan tidak boleh runtuh oleh provokasi.

SPONSOR
Lebih baru Lebih lama
SPONSOR