Bupati Malra: Jangan Cuma Bangun Masjid, Tapi Harus Dimakmurkan

Bupati Malra didampingi Wakil Bupati dan Forkopimda menghadiri acara syukuran sekaligus penyerahan Masjid Hidayatusholihin di Ohoi Mun Kahar. Foto/dok: Infohumas Malra.
LANGGUR, HARIANMALUKU.com – Bupati Maluku Tenggara Muhamad Thaher Hanubun mengingatkan masyarakat agar tidak berhenti pada pembangunan fisik Masjid Hidayatusholihin di Ohoi Mun Kahar. Menurutnya, masjid yang sudah dibangun harus dijaga, dirawat, dan dimakmurkan agar benar-benar menjadi pusat ibadah dan pembinaan umat.

Pesan itu disampaikan Bupati dalam acara syukuran dan penyerahan Masjid Hidayatusholihin yang berlangsung di Ohoi Mun Kahar Senin (23/3/2026).

Thaher menegaskan bahwa masjid bukan sekadar bangunan megah, melainkan tempat memperkuat iman, membina akhlak, dan mempererat persaudaraan di tengah masyarakat.

Nama Hidayatusholihin, kata Bupati, bermakna petunjuk bagi orang-orang saleh. Makna itu menjadi harapan agar masjid ini mampu menjadi cahaya bagi umat, terutama dalam membangun generasi yang religius, berakhlak, dan peduli terhadap sesama.

Bupati juga menyoroti kuatnya nilai adat Kei, Ain Ni Ain, dalam pembangunan masjid tersebut. Ia menilai kontribusi Komarudin Watubun membangun masjid adalah contoh nyata bahwa semangat kebersamaan dan gotong royong masih hidup di Maluku Tenggara.

“Atas nama pemerintah daerah dan seluruh masyarakat, kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Komarudin Watubun atas niat tulus dan kontribusinya dalam membangun masjid ini,” ungkap Bupati.

Namun Bupati menegaskan, tantangan yang sesungguhnya justru dimulai setelah masjid selesai dibangun. Ia meminta masyarakat tidak membiarkan masjid hanya ramai saat peresmian, tetapi sepi dalam aktivitas keagamaan sehari-hari.

Karena itu, ia mengajak warga menjadikan Masjid Hidayatusholihin sebagai pusat shalat berjamaah, pendidikan Al-Qur’an, pembinaan generasi muda, dan kegiatan sosial keagamaan yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat.

Momentum penyerahan masjid ini juga dinilai semakin bermakna karena berlangsung dalam suasana Idulfitri 1447 Hijriah, saat umat Islam memperkuat silaturahmi, persatuan, dan kepedulian sosial.

Diakhir sambutannya, Bupati berharap Masjid Hidayatusholihin benar-benar menjadi sumber petunjuk, keberkahan, dan kedamaian bagi masyarakat Ohoi Mun Kahar dan sekitarnya.

SPONSOR
Lebih baru Lebih lama
SPONSOR