Kegiatan sosial di bulan Ramadan 1447 H tersebut dipimpin langsung oleh Ps. Danyon C Pelopor, Kompol Rudi W. Muskitta, S.Sos., S.H., M.H., yang menggandeng pemuda dari Fiditan Kampung Lama, Fiditan Kampung Baru, serta pemuda BTN Fiditan.
Ditepi jalan utama Desa Fiditan, para pemuda tampak kompak bersama personel Brimob membagikan ratusan paket takjil kepada pengendara dan warga yang melintas menjelang waktu berbuka puasa. Kehangatan kebersamaan itu menarik perhatian masyarakat yang melintas.
Tak sekadar berbagi makanan berbuka puasa, kegiatan ini juga menjadi simbol rekonsiliasi antara dua kelompok pemuda yang sebelumnya sempat terlibat pertikaian.
Kepada media ini, Kompol Rudi Muskitta mengatakan kegiatan tersebut sengaja melibatkan para pemuda agar mereka dapat membangun kembali hubungan persaudaraan melalui kegiatan positif di bulan suci Ramadan.
“Kegiatan ini bertujuan menumbuhkan kembali semangat persaudaraan di kalangan Pemuda Desa Fiditan sekaligus mempererat hubungan antara personel Brimob dengan masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, Ramadan merupakan momentum yang tepat untuk merajut kebersamaan, mempererat silaturahmi, serta memperkokoh falsafah hidup masyarakat Kei, Ain Ni Ain, yang menjadi fondasi penting dalam membangun persaudaraan, saling menghargai, dan hidup rukun dalam kehidupan bermasyarakat.
Melalui kegiatan ini diharapkan hubungan antar pemuda di Desa Fiditan semakin harmonis. Selain menumbuhkan kepedulian sosial, kegiatan berbagi takjil tersebut juga menjadi bagian dari upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di Kota Tual agar tetap aman dan kondusif.
Kebersamaan Brimob, Bhayangkari, dan para Pemuda Fiditan itu pun menjadi pesan kuat bahwa konflik dapat diselesaikan dengan pendekatan persaudaraan, dialog, dan kegiatan positif—terlebih di bulan Ramadan yang penuh berkah.
.jpg)

