Kegiatan yang berlangsung di Jalan Ali Moertopo, Kelurahan Siwalima, Kecamatan Pulau-Pulau Aru, Kabupaten Kepulauan Aru itu menjadi bagian dari program nonfisik TMMD Ke-127 yang tak hanya membangun infrastruktur, tetapi juga membangun karakter generasi penerus bangsa.
Pelda Ridwan Tuanaya yang tampil sebagai pemateri menegaskan pentingnya Wawasan Kebangsaan sebagai fondasi utama menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Ia mengingatkan para pelajar bahwa Bela Negara bukan sekadar slogan, melainkan sikap dan perilaku nyata yang dilandasi kecintaan kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.
“Sebagai pelajar, kalian adalah garda terdepan masa depan bangsa. Miliki semangat belajar yang tinggi, disiplin, dan jauhi hal-hal negatif yang bisa merusak masa depan serta persatuan,” tegasnya di hadapan para siswa.
Menurutnya, generasi muda saat ini menghadapi tantangan yang jauh lebih kompleks dibanding generasi sebelumnya. Pengaruh media sosial, informasi tanpa filter, hingga budaya luar yang masuk tanpa batas, dapat menjadi ancaman serius bila tidak dibarengi dengan pemahaman kebangsaan yang kuat.
Sementara itu, Koordinator Materi Letda Ckm Bambang menjelaskan bahwa penyuluhan tersebut merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat melalui pendekatan edukatif. Program TMMD, kata dia, dirancang tidak hanya membangun jalan, rumah, atau fasilitas umum, tetapi juga membangun mental dan karakter generasi muda.
“Kami ingin para siswa memahami arti penting persatuan, menghargai perbedaan, serta memiliki tanggung jawab moral terhadap bangsa dan negara,” ujarnya.
Suasana penyuluhan berlangsung hidup. Para siswa aktif bertanya dan berdiskusi, menunjukkan ketertarikan mereka terhadap isu-isu kebangsaan dan peran generasi muda dalam menjaga keutuhan NKRI.
Melalui kegiatan ini, Satgas TMMD Ke-127 berharap nilai nasionalisme dan semangat bela negara tidak hanya menjadi materi di ruang kelas, tetapi benar-benar tertanam kuat dalam diri para pelajar di Kabupaten Kepulauan Aru—sebagai benteng moral menghadapi tantangan zaman.


