Produksi Rumput Laut Turun, Bupati Malra Dorong Hilirisasi Kelapa dan Perikanan

Suasana peresmian rumah pengering rumput laut. Sumber: malukupost.com.
LANGGUR, HARIANMALUKU.com — Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara menyoroti turunnya produksi rumput laut sebagai ancaman terhadap ketahanan pangan dan ekonomi masyarakat pesisir.

Bupati Muhamad Thaher Hanubun menyebut sektor pertanian, perikanan, dan perdagangan harus segera melakukan pembenahan data produksi serta program hilirisasi komoditas unggulan daerah.

“Tantangannya produksi tanaman pangan belum terdata dengan baik, produksi rumput laut turun. Ini harus dijawab cepat,” ujar Thaher dalam evaluasi kinerja satu tahun pemerintahan Kamis (12/2/2026).

Hanubun menilai investasi mulai tumbuh, namun sektor UMKM dan hilirisasi belum berjalan optimal. Pemerintah daerah mendorong pengembangan komoditas Kelapa di Kei Besar sebagai salah satu penggerak ekonomi baru.

Menurutnya, selama ini anggaran sektor pertanian cukup besar, tetapi belum menghasilkan dampak ekonomi signifikan karena belum adanya program industrialisasi berbasis komoditas lokal.

Selain kelapa, sektor perikanan juga menjadi prioritas melalui rehabilitasi ekosistem laut guna memulihkan ekonomi nelayan.

Pemerintah Daerah menargetkan sektor pertanian, perikanan, dan UMKM menjadi sumber penciptaan lapangan kerja baru pada tahun kedua pemerintahan.

SPONSOR
Lebih baru Lebih lama
SPONSOR