Ketahanan Pangan Tanpa Data Jelas, Bupati Semprot OPD Terkait

Bupati Malra M. Thaher Hanubun tampak menggenggam setumpuk padi hasil panen dari kabun Ketahanan Pangan. Foto/dok: Diskominfo Malra.

LANGGUR, HARIANMALUKU.com — Bupati Maluku Tenggara Muhamad Thaher Hanubun menyoroti lemahnya sistem data pada sektor ketahanan pangan. Ia menyebut terdapat kejanggalan antara indeks ketahanan pangan yang tidak tersedia, sementara desa rawan pangan justru dilaporkan menurun drastis.

“Ini harus dicari kenapa bisa begitu. Datanya ada atau tidak?” tegasnya Jumat (13/2/2026).

Bupati menilai produksi tanaman pangan dan rumput laut belum terdata secara akurat, sehingga menyulitkan perencanaan program intervensi.

Sektor pertanian dan ketahanan pangan menjadi krusial karena berkaitan langsung dengan kemiskinan dan stunting.

Bupati meminta OPD terkait segera melakukan sinkronisasi data lintas sektor agar program tidak berjalan berdasarkan asumsi.

“Perencanaan tidak boleh berdasarkan perasaan. Harus berdasarkan fakta lapangan,” ujarnya.

Pemerintah Daerah menargetkan penguatan sistem data terintegrasi untuk mengisi 26 indikator yang masih kosong dalam evaluasi kinerja.

SPONSOR
Lebih baru Lebih lama
SPONSOR