Tiga Kandidat Direbutkan, Kursi Direktur Polikant Tual Masuk Babak Penentuan

Tiga Kandidat Direbutkan, Kursi Direktur Polikant Masuk Babak Penentuan. Foto/dok: Polikant Tual.
LANGGUR, HARIANMALUKU com — Perebutan kursi Direktur Politeknik Perikanan Negeri (Polikant) Tual periode 2025–2029 memasuki fase paling krusial. Tiga kandidat resmi menuntaskan tahapan wawancara akhir dengan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek), Jumat (23/1/2026), sekaligus membuka jalan menuju penetapan pimpinan definitif kampus maritim tersebut.

Melansir dari halaman resmi Polikant Tual, Tahapan wawancara yang semula dijadwalkan Kamis (22/1/2026) terpaksa diundur sehari. Penyesuaian waktu dilakukan karena Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi harus mendampingi Presiden Prabowo Subianto dalam kunjungan kerja kenegaraan ke luar negeri, sebagaimana tertuang dalam surat undangan resmi Dirjen Dikti Nomor 0046/B/KP.05.02/2026.

Berdasarkan surat undangan Senat Polikant Nomor 02/PL26.Senat/SU/I/2026, tiga nama yang lolos dan berhak mengikuti wawancara akhir yakni Dr. Usman Madubun, S.Pi., M.Si., Roberto Mario Kabi Teniwut, S.E., M.M., dan Glenty B.A. Somnaikubun, S.Kom., M.M. Ketiganya menjadi figur penentu arah masa depan Polikant dalam lima tahun ke depan.

Proses wawancara digelar secara daring melalui konferensi video dan dikawal langsung Panitia Pemilihan Direktur (PPD) Polikant. Ketua PPD, Dr. Jamaludin Kabalmay, S.E., M.Si., menegaskan tahapan ini merupakan tindak lanjut arahan Dirjen Dikti Khairul Munadi untuk menjaring pimpinan politeknik yang benar-benar kompeten, visioner, dan mampu membawa institusi lebih berdaya saing.

Dalam sesi tersebut, masing-masing kandidat diuji ketajaman visi, misi, serta strategi pengembangan kampus, termasuk kesiapan menghadapi tantangan pendidikan vokasi dan penguatan sektor kemaritiman di kawasan timur Indonesia.

Meski sempat tertunda dari jadwal awal pukul 13.00 WIB, pelaksanaan wawancara dilaporkan berjalan lancar hingga rampung tanpa kendala berarti. Dengan berakhirnya uji kepatutan dan kelayakan (fit and proper test), Senat Polikant kini bersiap menggelar Rapat Senat Tertutup bersama Kuasa Menteri untuk melakukan pemungutan suara.

Hasil rapat ini akan menentukan siapa yang resmi menduduki kursi Direktur Polikant Tual periode 2025–2029. Babak akhir telah dimulai. Kampus vokasi maritim kebanggaan Maluku Tenggara kini tinggal menunggu satu nama yang akan memegang kendali.

SPONSOR
Lebih baru Lebih lama
SPONSOR