Seleksi Direktur Poltek Tual Sah dan Tinggal Tunggu Keputusan Menteri

Ketua Panitia Pemilihan Direktur Poltek Perikanan Negeri Tual, Dr. Jamaludin Kabalmay saat diwawancarai wartawan di Kampus Polikant Tual Rabu (28/1/2026). Foto/dok: istimewa.
TUAL, HARIANMALUKU.com — Polemik dan aksi demonstrasi yang mempersoalkan legalitas pemilihan Direktur Politeknik Perikanan Negeri (Poltek) Tual ditepis tegas Panitia Pemilihan. Panitia memastikan seluruh tahapan seleksi berjalan sah, transparan, dan sepenuhnya berada dalam kendali Kementerian.

Ketua Panitia Pemilihan Direktur Poltek Perikanan Negeri Tual, Dr. Jamaludin Kabalmay, menegaskan proses pemilihan kini telah memasuki tahap akhir, setelah tiga calon direktur menjalani wawancara langsung dengan Menteri.

“Saat ini kami sudah berada di tahap akhir. Seluruh proses penjaringan dan pemilihan telah kami laporkan secara kronologis ke kementerian, lengkap dengan data dukung. Tahap selanjutnya sepenuhnya menjadi kewenangan kementerian,” ujar Jamaludin saat diwawancarai di kampus Poltek Tual, Rabu (28/1/2026).

Menurut Jamaludin, panitia bekerja berdasarkan aturan, mekanisme resmi, serta keputusan Senat, karena panitia merupakan perpanjangan tangan senat sebagai otoritas tertinggi di perguruan tinggi. Seluruh tahapan juga dikawal ketat melalui koordinasi intensif dengan Biro SDM, Biro Hukum, hingga Inspektorat Kementerian.

Ia menepis keras tudingan bahwa pemilihan direktur berlangsung ilegal.
“Kami ini lembaga negara. Tidak mungkin bekerja tanpa dasar hukum dan arahan resmi. Isu yang berkembang di luar itu bukan fakta,” tegasnya.

Terkait keberadaan Pelaksana Tugas (Plt) Direktur, Jamaludin menjelaskan bahwa penunjukan tersebut merupakan instruksi langsung Menteri melalui surat tugas resmi. Plt Direktur diberi mandat terbatas untuk dua hal penting, yakni menyelesaikan pemilihan jurusan dan mengawal proses penyaringan calon direktur dari empat menjadi tiga.

“Dua tugas itu telah dilaksanakan dan berhasil. Wawancara tiga calon direktur juga sudah dilakukan langsung oleh Menteri. Kini tinggal proses penentuan satu direktur definitif periode 2025–2029,” jelasnya.

Menanggapi tudingan keberpihakan Plt Direktur kepada salah satu calon, Jamaludin menilai isu tersebut tidak berdasar.

“Kami tidak pernah melihat indikasi keberpihakan. Tugas Plt adalah koordinasi dan memastikan proses berjalan tuntas. Fakta bahwa tahapan ini sukses adalah bukti amanah itu dijalankan,” katanya.

Soal aksi demonstrasi yang muncul mendadak, Jamaludin mengaku pihaknya terkejut karena selama ini proses berjalan kondusif dan tidak ada keluhan resmi yang disampaikan melalui forum internal kampus.

“Kami terbuka untuk diskusi intelektual. Jika ada keberatan, datang dan bicarakan di kampus, bukan dengan membangun opini liar,” ujarnya.

Kabalmay mengingatkan bahwa Poltek Perikanan Negeri Tual merupakan satu-satunya perguruan tinggi negeri di Maluku Tenggara yang memikul tanggung jawab besar mencetak sumber daya manusia unggul. Karena itu, seluruh pihak diminta menghentikan kegaduhan yang berpotensi mengganggu kalender akademik dan proses Tridarma Perguruan Tinggi.

“Ini bukan soal kepentingan satu atau dua orang. Masa depan anak-anak kita bergantung pada lembaga ini. Pemilihan direktur harus menjadi pesta bersama, bukan ajang konflik,” pungkas Jamaludin.

Panitia berharap seluruh civitas akademika, masyarakat, dan pemangku kepentingan mendukung proses akhir pemilihan agar direktur definitif segera ditetapkan dan aktivitas pendidikan kembali berjalan normal tanpa gangguan.

SPONSOR
Lebih baru Lebih lama
SPONSOR