Mayat Perempuan Ditemukan di Pantai Nerong, Diduga Keluarga Wali Kota Tual

Suasana evaluasi sesosok mayat wanita di Desa Nerong Kecamatan Kei Besar Selatan Kabupaten Maluku Tenggara. Foto/dok: Collage.
LANGGUR, HARIANMALUKU.com — Warga Desa Nerong, Kecamatan Kei Besar Selatan, Kabupaten Maluku Tenggara, digemparkan dengan penemuan sesosok mayat perempuan di pesisir pantai setempat, Minggu (4/1/2026) pagi. Korban diketahui bernama Nuraini Nurdin (43), warga Desa Ohoitel, Kecamatan Pulau Dullah Utara, Kota Tual.

Mayat pertama kali ditemukan sekitar pukul 08.10 WIT oleh seorang petani setempat, Moktar Ngilitubun (40). Saat itu, saksi hendak menuju pantai. Namun pandangannya tertuju pada tubuh perempuan yang tergeletak tak bernyawa, sekitar 10 meter dari posisinya berdiri.

Sontak, Moktar bergegas kembali ke kampung dan melaporkan temuannya kepada warga lain. Tak lama kemudian, masyarakat berdatangan ke lokasi penemuan.

Informasi tersebut kemudian diteruskan kepada aparat keamanan. Kapolsek Kei Besar Selatan IPTU W. Pelmelay bersama anggota dan tim medis UPTD Puskesmas Larat tiba di lokasi sekitar pukul 11.15 WIT untuk melakukan evakuasi.

Evakuasi jenazah berlangsung lancar dengan bantuan personel TNI dan warga setempat. Pemeriksaan awal dilakukan oleh dr. Asah Indo, yang memastikan korban berjenis kelamin perempuan dengan perkiraan usia 35–40 tahun dan tinggi badan sekitar 155 centimeter.

Dari hasil pemeriksaan medis, korban memiliki ciri-ciri rambut lurus, kulit sawo matang, serta mengenakan pakaian berupa baju dalam hijau bermotif bunga, baju luar hitam bermotif pada lengan, celana biru muda dengan lis merah, kalung manik-manik biru, penjepit rambut hitam, serta cincin di jari manis tangan kanan.

Identitas korban kemudian diketahui bernama Nuraini Nurdin, lahir di Tual pada 24 Desember 1982, beragama Islam, dan berprofesi sebagai wiraswasta.

Menariknya, berdasarkan komunikasi via telepon antara Wakil Wali Kota Tual Amir Rumra dan Kapolsek Kei Besar Selatan, diketahui bahwa korban merupakan keluarga Wali Kota Tual. Atas pertimbangan kondisi jenazah yang sudah membengkak dan mengeluarkan bau tidak sedap, pihak keluarga memutuskan agar korban dimakamkan di Desa Nerong.

Sementara itu, pihak keluarga di Ohoitel, Kota Tual, belum memberikan keterangan resmi terkait penyebab kematian korban maupun bagaimana jenazah bisa ditemukan di wilayah Ohoi Nerong.

Hingga berita ini diturunkan, aparat kepolisian masih melakukan pendalaman untuk memastikan kronologi lengkap dari kejadian tersebut.

SPONSOR
Lebih baru Lebih lama
SPONSOR