Makan Patita Sepanjang 1,5 Kilometer Tutup Natal Haria Sedunia 2025

SAPARUA, HARIANMALUKU.COM - Tradisi Makan Patita menjadi penutup rangkaian perayaan Natal Haria Sedunia 2025 di Negeri Haria, Kecamatan Saparua, Kabupaten Maluku Tengah, Jumat (2/1/2026). Acara makan bersama ini menjadi simbol kuat persaudaraan dan kebersamaan masyarakat Haria, baik yang tinggal di kampung halaman maupun yang kembali dari tanah perantauan.

Ketua Umum Pusaka Haria Arche Latupeirissa menjelaskan rangkaian Natal Haria Sedunia 2025 telah berlangsung sejak awal Desember 2025 dan diakhiri dengan Makan Patita yang digelar memanjang sepanjang jalan dari kawasan Getsemani di depan Baileo Haria hingga ke Litos, lokasi utama perayaan Natal. Jalur Makan Patita tersebut membentang sejauh sekitar 1,5 kilometer.

"Sebanyak 14 sektor yang ada di Negeri Haria terlibat aktif dalam kegiatan ini. Masing-masing sektor menyiapkan 20 lesa atau meja makan (tapalang), sehingga total sekitar 280 lesa disusun rapi di sepanjang jalan dan digunakan secara bersama-sama oleh warga,"jelasnya kepada media, di sela-sela kegiatan.

Ia mengungkapkan tidak sekadar makan bersama, Makan Patita juga menjadi ruang perjumpaan lintas generasi. 

"Dalam suasana kekeluargaan, para orang tua adat menyampaikan titah dan petuah kepada masyarakat sebagai pesan untuk menjaga nilai persaudaraan, kebersamaan, dan saling menghormati dalam kehidupan orang basudara,"ungkapnya.

Ia berharap momentum Natal Haria Sedunia ini menjadi sarana mempererat kembali persekutuan masyarakat yang sempat terpisah oleh jarak dan waktu. Kebersamaan yang terbangun diharapkan dapat membawa sukacita serta memperkuat ikatan sosial di Leawaka Amapatty.

Pada kesempatan tersebut, Salah seorang warga Negeri Haria, Crisen Loupatty, mengaku terkesan dengan pelaksanaan kegiatan yang digagas Panitia Pusaka dan Panitia Natal Haria Sedunia 2025. 

Ia menambahkan, Makan Patita tidak hanya menjadi tradisi budaya, tetapi juga wadah mempererat hubungan persaudaraan masyarakat Haria, termasuk mereka yang hidup di tanah perantauan.

Melalui Makan Patita, dirinya juga berharap nilai-nilai kebersamaan dan persaudaraan tetap terjaga dan terus hidup dalam keseharian warga Negeri Haria di mana pun berada. (*)

SPONSOR
Lebih baru Lebih lama
SPONSOR