Kei Art Festival 2025 Jadi Etalase Budaya dan Ekonomi Kreatif Maluku Tenggara

Kei Art Festival 2025 Jadi Etalase Budaya dan Ekonomi Kreatif Maluku Tenggara. Foto/dok: istimewa.
LANGGUR, HARIANMALUKU.com — Kei Art Festival (Kastil) 2025 menjadi panggung kebanggaan budaya sekaligus denyut ekonomi kreatif Maluku Tenggara. Festival ini resmi dibuka oleh Bupati Maluku Tenggara Muhammad Thaher Hanubun di Pantai Ngursanadan, Ohoi Ohoililir, Kecamatan Manyeuw, Senin (30/12/2025).

Dalam sambutannya, Bupati Thaher menegaskan bahwa seni dan budaya Kei tidak lagi berhenti sebagai warisan leluhur, melainkan telah tumbuh menjadi kekuatan ekonomi yang memberi manfaat langsung bagi masyarakat.

Festival hasil kolaborasi Tifa Creative Timika, Pemerintah Daerah, dan masyarakat Ohoi Ohoililir tersebut dimeriahkan dengan pertunjukan seni budaya, pameran ekonomi kreatif, serta produk UMKM lokal.

“Ketika seni, kreativitas, dan kebersamaan dipadukan, maka lahirlah kegiatan yang memberi dampak nyata bagi daerah,” ujar Thaher.

Hanubun menilai Kei Art Festival bukan sekadar hiburan, tetapi ruang ekspresi seniman, tempat belajar generasi muda, sekaligus etalase jati diri dan kekayaan budaya Kei.

Bupati Thaher juga memberikan apresiasi kepada Tifa Creative Timika yang konsisten mengembangkan kegiatan seni melalui Timika Inside Festival of Art sejak 2019 hingga 2024.

Menurutnya, festival ini berpotensi besar mendorong promosi pariwisata dan membuka peluang usaha baru bagi masyarakat. Pemerintah daerah, tegasnya, akan terus mendukung kegiatan kreatif berbasis budaya demi memperkuat ekonomi rakyat dan pariwisata berbasis kearifan lokal.

SPONSOR
Lebih baru Lebih lama
SPONSOR