Informasi hilangnya spid ini pertama kali disampaikan melalui media sosial oleh Bung Stevi Tayanan. Dalam keterangannya, ia meminta bantuan seluruh kepala ohoi dan masyarakat Maluku Tenggara untuk ikut mencari maupun memberikan informasi jika menemukan perahu tersebut.
Ciri-ciri spid yang hilang yaitu memiliki panjang sekitar 9 meter, lebar 90 sentimeter, dengan cat warna hijau les hitam dari bibir bodi hingga bagian belakang. Saat hilang, spid tersebut membawa sejumlah barang, di antaranya satu pasang sepatu PDL TNI, tiga jeriken minyak tanah, dan perlengkapan lainnya.
Pemilik spid diketahui adalah Saiban Rahawarin atau Riki Rahawarin. Keduanya pada hari itu telah membantu mengantar petugas dalam pendistribusian beras Bulog ke beberapa ohoi. Namun akibat cuaca buruk dan angin kencang, perahu terpaksa bermalam di Ohoi Waer.
Naas, saat bermalam itulah spid dilaporkan hilang atau hanyut terbawa arus laut. Hingga saat ini, keberadaannya belum diketahui. Situasi ini memicu perhatian publik karena spid merupakan sarana vital transportasi laut masyarakat pesisir di Maluku Tenggara.
Bung Stevi Tayanan dalam unggahannya menuliskan, siapa pun yang menemukan spid tersebut agar segera menghubungi nomor kontak 081254544979. Ia juga berharap agar informasi ini dapat diteruskan ke berbagai grup WhatsApp untuk mempercepat penyebaran berita dan bantuan pencarian.
Kondisi cuaca ekstrem belakangan ini memang menjadi tantangan bagi aktivitas pelayaran di wilayah Maluku Tenggara. Angin kencang dan gelombang tinggi sering mengakibatkan kapal kecil maupun spid rawan terbalik atau hanyut.
Masyarakat sekitar Ohoi Waer dan ohoi tetangga kini diimbau untuk ikut membantu mencari atau memberi laporan apabila melihat tanda-tanda keberadaan spid tersebut. Pihak keluarga dan pemilik berharap spid segera ditemukan agar bisa kembali digunakan untuk aktivitas sehari-hari.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak berwenang terkait upaya pencarian. Namun solidaritas masyarakat terlihat cukup tinggi dengan beredarnya informasi hilangnya spid secara luas di media sosial.