Kodim 1503/Malra Target Rekrut 6.185 Calon Prajurit TNI, Dandim Ajak Putra Kei Manfaatkan Peluang


LANGGUR, HARIANMALUKU.com – Komandan Kodim 1503/Maluku Tenggara Letkol Inf Andi Agussalim mengajak seluruh elemen masyarakat, pemerintah daerah, camat, kepala ohoi, hingga Babinsa untuk bersama-sama menyukseskan sosialisasi penerimaan calon prajurit TNI Angkatan Darat tahun 2026/2027.

Ajakan tersebut disampaikan Andi Agussalim dalam paparannya setelah mengikuti pertemuan melalui video conference bersama Pangdam XV/Pattimura dan jajaran Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara di Aula Kantor Bupati Maluku Tenggara, Kamis (5/11/2026).

Ia mengungkapkan, kesempatan penerimaan calon prajurit TNI kali ini sangat terbuka bagi putra-putra daerah. Bahkan, sejumlah persyaratan mengalami penyesuaian untuk memberikan kesempatan lebih luas kepada masyarakat yang ingin mengabdikan diri melalui jalur militer.

Menurutnya, Kodim 1503/Maluku Tenggara mendapatkan target rekrutmen yang cukup besar, yakni 1.730 calon Bintara dan 4.455 calon Tamtama.

"Ini kesempatan yang luar biasa. Saya mengharapkan agar kita bekerja bersama sehingga kuota atau siswa Caba maupun Catam yang diterima dari Kabupaten Maluku Tenggara bisa lebih banyak dibandingkan kabupaten lainnya," ungkapnya.

Andi menjelaskan, terdapat sejumlah perubahan persyaratan, antara lain batas usia maksimal yang sebelumnya 24 tahun menjadi 26 tahun. Sementara tinggi badan minimal calon Bintara ditetapkan 163 sentimeter dan Tamtama 158 sentimeter.

Selain itu, terdapat kebijakan khusus bagi masyarakat adat yang memiliki tradisi tato atau tindik sebagai bagian dari adat istiadat. Namun, ketentuan tersebut harus memenuhi persyaratan dan dapat dibuktikan secara tertulis.

Ia juga menegaskan bahwa proses pendaftaran penerimaan calon prajurit TNI dilaksanakan secara gratis tanpa pungutan biaya.

"Pendaftaran dari dulu memang tidak ada yang bayar. Yang bisa meluluskan calon siswa itu adalah dirinya sendiri melalui kemampuan, kesehatan, akademik, dan psikologinya. Jangan percaya kepada oknum yang mengaku bisa meluluskan," tegasnya.

Untuk membantu persiapan peserta, Kodim 1503/Maluku Tenggara juga membuka fasilitas bimbingan belajar secara gratis di Makodim, termasuk pendampingan psikologi dan pembinaan jasmani.

Andi berharap pemerintah daerah bersama seluruh perangkat hingga tingkat ohoi dapat mengoptimalkan sosialisasi agar putra-putra Kei tidak kehilangan kesempatan mengikuti seleksi penerimaan prajurit TNI.

"Jangan sampai animo pendaftar kita sedikit sehingga kesempatan atau kuota yang diberikan akhirnya dialihkan ke kabupaten/kota lainnya," pungkasnya.

SPONSOR
Lebih baru Lebih lama
SPONSOR