Bupati Thaher Hanubun: Bangun Masjid, Bangun Persaudaraan di Ohoi Selayar


LANGGUR, HARIANMALUKU.com – Bupati Maluku Tenggara H. Muhamad Thaher Hanubun mengajak masyarakat Ohoi Selayar, Kecamatan Manyeuw, menjadikan pembangunan Masjid Al-Mujibah sebagai momentum memperkuat persatuan, gotong royong, dan nilai budaya Ain Ni Ain.

Pesan tersebut disampaikan Thaher saat menghadiri acara peletakan batu pertama pembangunan Masjid Al-Mujibah di Ohoi Selayar Kamis (8/10) pagi.

Menurutnya, pembangunan masjid tidak sekadar membangun sebuah bangunan fisik, tetapi juga menjadi bagian dari upaya memperkuat kehidupan keagamaan, persaudaraan, dan keharmonisan masyarakat.

“Masjid bukan hanya tempat mendirikan salat. Masjid adalah tempat membangun persaudaraan, pendidikan, akhlak, kepedulian, dan persatuan umat,” ujar Thaher.

Ia meminta seluruh masyarakat ikut mengambil bagian dalam proses pembangunan masjid tersebut. Menurutnya, pembangunan tidak boleh hanya menjadi tanggung jawab panitia atau segelintir orang.

“Masjid ini adalah milik kita bersama, rumah Allah yang dibangun melalui kekuatan kebersamaan seluruh masyarakat,” katanya.

Ain Ni Ain Harus Dihidupkan

Thaher menekankan pentingnya menjaga falsafah Ain Ni Ain sebagai nilai persaudaraan masyarakat Kei.

Ia mengatakan, Ain Ni Ain tidak cukup hanya diucapkan, tetapi harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam pembangunan fasilitas keagamaan.

“Kalau satu orang membangun, mungkin hanya menjadi sebuah bangunan. Tetapi kalau seluruh masyarakat bersatu dan bergandengan tangan, yang dibangun bukan hanya masjid, tetapi persaudaraan,” ungkapnya.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak menjadikan perbedaan pendapat sebagai alasan untuk memutus persaudaraan.

Menurutnya, setiap persoalan harus diselesaikan melalui musyawarah dengan tetap menjunjung tinggi nilai agama dan adat Kei, termasuk hukum adat Larvul Ngabal.

Ajak Masyarakat Hidupkan Gotong Royong

Bupati juga mengajak masyarakat Ohoi Selayar menghidupkan kembali semangat gotong royong dalam pembangunan Masjid Al-Mujibah.

Ia menegaskan, setiap orang dapat mengambil bagian sesuai kemampuan, baik melalui tenaga, pikiran, materi maupun doa.

“Yang mempunyai kemampuan tenaga, mari menyumbangkan tenaga. Yang mempunyai kemampuan pikiran, mari menyumbangkan pikiran. Yang mempunyai rezeki lebih, mari menyumbangkan sebagian rezekinya,” ujarnya.

Thaher mengingatkan bahwa pembangunan masjid harus berjalan seiring dengan upaya memakmurkannya setelah selesai dibangun.

Ia berharap Masjid Al-Mujibah tidak hanya megah secara fisik, tetapi juga dipenuhi aktivitas keagamaan seperti salat berjamaah, pengajian, pendidikan Al-Qur'an, pembinaan generasi muda, majelis taklim, serta kegiatan sosial.

“Jangan sampai bangunannya besar, tetapi safnya kosong. Jangan sampai masjidnya indah, tetapi anak-anak kita jauh dari Al-Qur'an,” tegasnya.

Titip Pesan untuk Masyarakat Ohoi Selayar

Dalam kesempatan tersebut, Thaher menitipkan pesan agar masyarakat terus menjaga kekompakan, persaudaraan, adat, masjid, dan Ohoi Selayar sebagai rumah bersama.

Ia mengajak masyarakat memegang teguh semangat Ain Ni Ain dalam setiap kehidupan bermasyarakat.

“Satu hati dalam persaudaraan, satu langkah dalam kebersamaan, satu tujuan dalam pembangunan, dan satu tekad untuk menjaga Ohoi Selayar tetap rukun, damai, dan bermartabat,” katanya.

Thaher juga menyampaikan apresiasi kepada panitia pembangunan, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, pemuda, kaum perempuan, serta seluruh masyarakat yang telah berkontribusi dalam pembangunan Masjid Al-Mujibah.

Ia berharap pembangunan masjid tersebut berjalan lancar dan kelak menjadi pusat ibadah, ilmu, persaudaraan, serta keberkahan bagi masyarakat Ohoi Selayar.

SPONSOR
Lebih baru Lebih lama
SPONSOR