Bin Raudha: e-Kinerja Guru Jangan Cuma Administrasi, Mutu Belajar Siswa Harus Meningkat


LANGGUR, HARIANMALUKU.com – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Maluku Tenggara, Bin Raudha Arif Hanoeboen, menegaskan bahwa pengelolaan e-Kinerja guru harus berdampak pada peningkatan kualitas pembelajaran, bukan sekadar memenuhi kewajiban administrasi.

Hal itu disampaikan Bin Raudha saat membuka kegiatan Penguatan Kompetensi Guru dan Optimalisasi Pengelolaan e-Kinerja melalui Hari Belajar Guru di SD Naskat Mathias 1 Langgur, Sabtu (10/10/2026).

Kegiatan bertema “Guru Belajar, Guru Berkinerja, Pendidikan Berkualitas” tersebut diinisiasi enam sekolah di Maluku Tenggara melalui kerja sama dengan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM).

Bin Raudha mengatakan, e-Kinerja harus menjadi instrumen untuk memastikan tugas guru dilaksanakan secara terencana, terukur, transparan, dan akuntabel.

Menurutnya, keberhasilan guru tidak cukup dinilai dari kelengkapan dokumen atau laporan kinerja. Hal yang lebih penting adalah dampaknya terhadap kemampuan belajar, karakter, literasi, dan numerasi siswa.

“Guru tidak boleh hanya fokus pada penyelesaian administrasi. Peningkatan kualitas pembelajaran dan hasil belajar siswa harus tetap menjadi prioritas,” demikian penekanan Bin Raudha dalam arahannya.

Ia meminta kepala sekolah mendampingi guru agar pengelolaan e-Kinerja berjalan sesuai ketentuan. Para guru juga didorong memanfaatkan kegiatan Hari Belajar Guru untuk berbagi pengalaman, mengevaluasi metode pembelajaran, dan mencari solusi atas kendala yang dihadapi di kelas.

Guru Didorong Terus Mengembangkan Kompetensi

Bin Raudha menekankan bahwa peningkatan kompetensi guru tidak boleh berhenti setelah pelatihan selesai.

Ia mendorong guru, kepala sekolah, dan pengawas memperkuat kolaborasi melalui komunitas belajar, pendampingan antarguru, serta penerapan praktik baik dalam kegiatan belajar mengajar.

Selain itu, ia menyoroti pentingnya pemerataan mutu pendidikan, terutama bagi siswa di wilayah kepulauan Maluku Tenggara yang menghadapi keterbatasan akses.

Melalui kegiatan yang melibatkan enam sekolah tersebut, Bin Raudha berharap terjadi perubahan nyata dalam pelaksanaan tugas guru dan kualitas pembelajaran di sekolah.

Optimalisasi e-Kinerja, kata dia, harus menjadi bagian dari upaya memperkuat profesionalisme guru sekaligus mendorong peningkatan mutu pendidikan di Kabupaten Maluku Tenggara.

SPONSOR
Lebih baru Lebih lama
SPONSOR